PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Semangat literasi di Kabupaten Pasaman Barat menunjukkan geliat yang menggembirakan. Seminar bertajuk “Seribu Guru Hebat, Sejuta Murid Literat” yang digagas Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat (FPL Pasbar) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman Barat sukses digelar dengan menghadirkan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia , (Minggu, 11/10/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Safari Literasi Sumatera tersebut mendapat sambutan luar biasa dari kalangan pendidik dan pegiat literasi. Sebanyak 1.200 peserta tercatat menghadiri seminar, melampaui kapasitas 1.000 kursi yang disediakan panitia.
Antusiasme peserta terlihat dari sejumlah peserta yang rela berdiri, bahkan membentangkan karpet dan duduk di lantai demi dapat mengikuti kegiatan hingga selesai.
Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa semangat meningkatkan budaya membaca dan menulis masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Pasaman Barat, khususnya kalangan tenaga pendidik.
Ketua Panitia Pelaksana, Denni Meilizon, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasaman Barat, Bunda Literasi Pasaman Barat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Pendidikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin), serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.
Denni juga mengungkapkan rasa bangga terhadap kerja keras seluruh panitia, khususnya kolaborasi antara FPL Pasaman Barat dan PGRI Kabupaten Pasaman Barat yang berhasil menghadirkan kegiatan literasi berskala besar tersebut.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan 1.200 peserta bukan hanya menjadi kebanggaan panitia, tetapi juga memperlihatkan besarnya potensi gerakan literasi di Kabupaten Pasaman Barat.
Namun, ia berharap semangat yang terbangun dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah seminar berakhir.
“Semoga kegiatan ini bukan sekadar seremonial yang berakhir pada unggahan di media sosial, tetapi benar-benar melahirkan gerakan nyata yang mampu menginspirasi dan mewujudkan Pasaman Barat yang literat,” harap Denni.
Kehadiran Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia dalam rangkaian Safari Literasi Sumatera diharapkan menjadi motivasi tersendiri bagi para guru dan pegiat literasi untuk terus mengembangkan budaya membaca dan menulis di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, tingginya antusiasme peserta menjadi angin segar bagi upaya membangun generasi yang cerdas, kritis, kreatif, dan berdaya.
Ke depan, para guru diharapkan semakin aktif mengintegrasikan literasi dalam proses pembelajaran, sementara sekolah didorong menghadirkan ruang baca yang hidup dan menyenangkan bagi peserta didik.
Selain itu, dukungan terhadap komunitas literasi dan taman bacaan masyarakat juga dinilai penting agar gerakan literasi dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Gerakan literasi tidak boleh berhenti sebagai slogan yang terpampang pada spanduk kegiatan. Literasi harus tumbuh menjadi kebiasaan dan budaya yang mengakar, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Kesuksesan seminar yang dihadiri 1.200 peserta ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komunitas literasi, dan seluruh elemen masyarakat.
Sebab, keberhasilan sebuah gerakan literasi pada akhirnya bukan hanya diukur dari banyaknya peserta yang hadir dalam sebuah seminar, melainkan dari seberapa besar perubahan yang mampu diwujudkan setelah kegiatan tersebut berakhir.
Reporter: Roland Mangkuto Sutan





