Pasaman Barat | Mikanews.id — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat menyiapkan relawan serta sarana pertolongan pertama guna mengantisipasi potensi kecelakaan dan kondisi darurat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan melalui kegiatan pelatihan Siaga Lebaran yang digelar di Markas PMI Pasaman Barat.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan relawan dalam memberikan layanan pertolongan pertama kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan warga yang melakukan perjalanan selama momentum Lebaran. Dalam kegiatan tersebut, para relawan juga disiapkan untuk siaga di sejumlah lokasi wisata yang tersebar di wilayah Pasaman Barat.
Selain itu, relawan dibekali berbagai keterampilan penanganan awal korban kecelakaan, teknik evakuasi, serta prosedur pelayanan kemanusiaan di lapangan. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat yang dapat terjadi selama masa libur Lebaran.
Kepala Markas PMI Pasaman Barat, Rida Warsa, menegaskan bahwa dalam setiap penanganan darurat, relawan harus memegang prinsip dasar keselamatan yang dikenal dengan konsep 3A, yakni aman diri, aman lingkungan, dan aman korban. Prinsip tersebut menjadi pedoman utama bagi relawan dalam memberikan pertolongan pertama secara tepat dan aman.
Baca juga: Bupati Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Komitmen Perkuat Ekonomi dan Infrastruktur
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Siaga Lebaran merupakan agenda rutin PMI yang dilaksanakan secara nasional setiap tahun. Program ini bertujuan memastikan kesiapan relawan PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan selama masa mudik dan libur Hari Raya.
Menurutnya, PMI Pasaman Barat juga telah mengaktifkan relawan PMI di tingkat kecamatan untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah masing-masing. Para relawan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan maupun memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi.
“Mulai H-4 hingga H+2 Lebaran, PMI Pasaman Barat menyiapkan sejumlah posko relawan di beberapa titik strategis. Posko ini berfungsi memberikan layanan pertolongan pertama sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran,” ujar Rida Warsa.
Selain memberikan layanan pertolongan pertama, relawan PMI juga akan melakukan monitoring kondisi kesehatan masyarakat serta membantu koordinasi dengan instansi terkait apabila terjadi situasi darurat di lapangan. Melalui kegiatan Siaga Lebaran ini, PMI Pasaman Barat berharap pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat dapat berjalan optimal sekaligus mendukung terciptanya arus mudik dan perayaan Idul Fitri yang aman, nyaman, dan kondusif.
(Akhir)





