BerandaDAERAHKeringatmu Adalah Senyum Orang Tuamu, Pesan Babinsa Dedi Supari untuk Calon Prajurit

Keringatmu Adalah Senyum Orang Tuamu, Pesan Babinsa Dedi Supari untuk Calon Prajurit

PAYAKUMBUH | mikanews.id – 7 Oktober 2026, Lima tahun bukan waktu yang singkat untuk berdiri di tempat yang sama, melakukan hal yang sama tanpa pamrih apa pun. Sertu Dedi Supari, Babinsa Tanjung Gadang–Tanjung Pauh, Kota Payakumbuh, telah konsisten membimbing pemuda daerah binaan meraih cita-cita masuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Kesetiaan itu telah membuahkan hasil nyata, di mana enam belas orang anak didiknya telah resmi lolos menjadi prajurit, baik jalur Tamtama maupun Bintara.

Tahun 2025 menjadi salah satu bukti keberhasilan tersebut. Lukmanul Hakim, putra Kelurahan Tanjung Gadang Sei Pinago, berhasil lolos menjadi Bintara TNI Angkatan Darat setelah berlatih lebih dari dua tahun di bawah bimbingannya. Kini, untuk rekrutmen TNI Angkatan Darat gelombang satu 2027, kembali tiga pemuda dipercayakan kepadanya, yaitu Muhammad Zakky, Muhammad Yusuf, dan Khairul.

“Insya Allah, persiapan mereka cukup matang. Saya yakin ketiganya bisa lolos semuanya,” ucapnya dengan harapan tulus.

Di sela-sela latihan, pesannya mengalir laksana nasihat seorang ayah, meresap ke dalam setiap hati.

“Anak-anakku, jangan pernah mengeluh lelah saat kalian berjuang. Jangan pernah menyerah saat keringat menetes di dahi. Karena setiap tetes keringat yang kalian keluarkan hari ini adalah jawab atas doa yang terucap di tengah malam oleh orang-orang yang paling mencintaimu.”

“Jika saat berlatih terasa berat dan melelahkan, ingatlah ibumu. Jika langkah terasa berat dan ingin berhenti, ingatlah bapakmu.”

Ibumu yang tak pernah mengeluh meski lelah merawatmu. Bapakmu yang tak pernah berhenti berjuang demi masa depanmu. Mereka tidak meminta balasan, hanya satu harap, agar kalian berhasil, bahkan lebih baik dari mereka.

“Biarkan wajah ibu yang tersenyum menjadi kekuatanmu saat semangat mulai luntur. Biarkan keteguhan bapak menjadi tiang penyangga saat kaki mulai gemetar. Bukan untuk pujian, bukan untuk kemegahan, melainkan untuk membuktikan bahwa didikan mereka tidak sia-sia.”

Ingatlah, keberhasilan bukan milik orang yang mudah menyerah. Keberhasilan adalah milik mereka yang tetap melangkah meski lelah, tetap berjuang meski berat, karena tahu bahwa di rumah yang sederhana, dua orang tua sedang menantikan keberhasilanmu dengan penuh harap.

“Berjuanglah, anak-anakku. Karena keberhasilanmu adalah kebahagiaan terbesar bagi mereka yang telah membesarkanmu dengan segala pengorbanan.”

Ditanya apa yang membuatnya terus meluangkan waktu tanpa imbalan, Sertu Dedi Supari menjawab dengan tulus.

“Kebanggaan saya adalah bisa menolong sesama, apalagi mereka ingin menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Kadang mereka kurang mengetahui informasi, kadang mereka takut dan berpikir harus ada uang untuk menyogok. Di situlah saya hadir, menjelaskan, membimbing, menenangkan. Dan apabila mereka berhasil lolos, kebahagiaan yang saya rasakan tak terhingga. Kata-kata bahagia itu sendiri tidak bisa dinilai dengan uang.”

Suaranya menyatu dengan ketulusan seorang ayah dan ibu sekaligus, lembut namun teguh, tenang namun membara. Siapa pun yang mendengar tak kuasa menahan haru.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan syarat penerimaan yang dibuka. Usia minimal tujuh belas tahun sepuluh bulan hingga maksimal dua puluh enam tahun, tinggi badan minimal seratus lima puluh delapan sentimeter, dan pendaftaran sepenuhnya tanpa dipungut biaya sepersen pun.

Kegiatan latihan dilaksanakan tiga kali dalam seminggu di Taman Rekreasi Batang Agam, mencakup pembinaan jasmani, tes akademik, serta tes psikologi. Semuanya dilakukan secara cuma-cuma tanpa biaya bimbingan apa pun.

Ia menegaskan pula bahwa persiapan yang sungguh-sungguh akan membuat segala hal yang tidak baik menjadi mustahil terjadi. Tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyuap atau menyogok panitia. Siapkan fisik, ilmu, dan kejujuran, itulah kunci sesungguhnya.

Kepada seluruh pemuda yang berminat, ia mengajak untuk turut serta.

“Mari bergabung dalam rekrutmen TNI Angkatan Darat gelombang satu 2027. Bangkitlah, berjuanglah, dan jadilah prajurit yang berintegritas, disiplin, serta tangguh, mewujudkan TNI yang Prima. Negeri ini menantikan kehadiran kalian.”

( Mahwel )

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini