Jakarta | Mikanews : Dukungan terhadap Sultan Sepuh Cirebon KGSS PNG Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. untuk menjadi Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto semakin menguat. Dukungan terbaru datang dari tokoh perempuan nasional, penggerak pangan alternatif, dan Ketua Umum GESIRA (Gerakan Srikandi Indonesia Raya), Grace Taliwongso Nelwan.
Grace, yang dikenal sebagai motor perjuangan Gerakan 1.000 Desa Koro dan pencetus Program Desa Gizi Unggul, menilai bahwa penunjukan Sultan Sepuh sebagai Utusan Khusus Presiden merupakan langkah besar yang akan memperkokoh hubungan antara pemerintah, kerajaan Nusantara, dan masyarakat adat.
“Sultan Sepuh adalah figur tepat untuk memimpin koordinasi raja-raja Nusantara yang asli dan terverifikasi”
Grace menegaskan bahwa Sultan Sepuh Cirebon memiliki posisi terhormat dan legitimasi budaya yang kuat, sehingga mampu menjadi jembatan resmi antara negara dan kerajaan/kesultanan yang sah di seluruh Indonesia.
> “Saya mendukung penuh Sultan Sepuh untuk menjadi Utusan Khusus Presiden. Beliau pemimpin yang memiliki garis keturunan jelas, legitimasi kuat, dan dihormati para raja Nusantara. Negara membutuhkan figur seperti beliau untuk menertibkan dan mengkoordinasikan kerajaan yang benar-benar terverifikasi,” ujar Grace.
Baca Juga : Kabupaten Siak Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 Terbanyak di Riau
Gerakan Ketahanan Pangan & Swasembada Nasional
Grace juga menyoroti peran strategis Sultan Sepuh dalam menggerakkan masyarakat adat dan kerajaan Nusantara untuk menyukseskan program besar Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan nasional.
> “Dengan adanya Utusan Khusus Presiden dari unsur kerajaan-kesultanan, saya berharap Sultan Sepuh dapat menggerakkan masyarakat adat Nusantara untuk mendukung penuh program Presiden tentang ketahanan pangan dan swasembada pangan,” tegas Grace.
Menurut Grace, masyarakat adat adalah kekuatan besar yang selama ini belum terkoordinasi secara maksimal. Jika dipimpin oleh figur yang dihormati seperti Sultan Sepuh, potensi tersebut bisa menjadi kekuatan baru bagi pangan nasional.
Kacangkoro sebagai Program Strategis Nasional
Sebagai tokoh penggerak pangan berbasis kearifan lokal, Grace menekankan bahwa kacangkoro—komoditas yang ia perjuangkan melalui PAPTAKI dan PT Anugrah Koro Abadi—harus menjadi bagian dari strategi nasional.
> “Saya berharap budidaya kacangkoro dapat menjadi salah satu program andalan ketahanan pangan nasional. Murah, mudah ditanam, panen cepat, dan bernilai gizi tinggi—ini cocok untuk program Presiden dalam memperkuat pangan desa hingga nasional,” jelasnya.
Grace menambahkan bahwa dengan bimbingan Sultan Sepuh sebagai Utusan Khusus Presiden, masyarakat adat dan kerajaan Nusantara dapat ikut mengembangkan budidaya kacangkoro sebagai gerakan besar menuju Indonesia yang mandiri pangan.
Harmonisasi Negara & Kerajaan: Kunci NKRI yang Lebih Kuat
Menurut Grace, keberadaan Sultan Sepuh dalam struktur strategis pemerintahan akan memberi dampak besar:
* Penataan ulang legitimasi kerajaan Nusantara
* Penyelesaian konflik agraria dan tanah ulayat
* Revitalisasi tradisi dan budaya
* Penguatan ekonomi desa
* Keterlibatan masyarakat adat dalam pembangunan nasional
* Pengembangan pangan alternatif skala nasional
> “Jika negara dan kerajaan bersatu, maka NKRI akan kuat, berwibawa, dan menjadi contoh bagi dunia. Sultan Sepuh adalah figur pemersatu yang mampu mengawal era baru ini,” tambah Grace.
Penutup: Kolaborasi Nasional Menuju Indonesia Emas
Dukungan Grace menambah legitimasi besar terhadap dorongan penunjukan Sultan Sepuh Cirebon sebagai Utusan Khusus Presiden. Perpaduan antara visi budaya, legitimasi kerajaan, dan strategi ketahanan pangan menjadi kekuatan baru bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Grace menutup pernyataannya dengan penuh optimisme:
> “Petani tersenyum, masyarakat adat berdaya, ibu sehat, anak cerdas—itulah Indonesia Emas. Dan saya percaya Sultan Sepuh Cirebon mampu menjadi motor harmonisasi besar antara negara dan kerajaan untuk mewujudkannya.”





