Jakarta | Mikanews : Lembaga Komunikasi Perangkat Adat Seluruh Indonesia (LKPASI) akan menggelar Lokakarya Nasional dalam rangka mempersiapkan hari jadi Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LK-PASI) ke 5.
Dalam rangka mempersiapkan kegiatan tersebut, terlihat beberapa petinggi LK PASI melakukan kunjungan ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. pada hari Kamis tanggal 27 Februari 2025.
Kunjungan ke DPD RI yang berlangsung di gedung Sekretariat Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) tersebut selain dihadiri oleh, Ade Muhammad Iswandi, Pengeran Muda Wiraguna Suryanata, Ketua DPP – LKPASI, Erwin Natsir Daeng Mattu SH. Ketua DPP – LKPASI dan Prof.Dr. JuaJir Sumardi SH, MH. Trah Kerajaan Singhasari Jawa Timur yang juga selaku Ketua Dewan Pendiri LK- PASI, terlihat juga hadir Tuanku Asrul Yang Dipertuan Kinali Pucuak adat Kinali.
Agenda yang dibahas pada pertemuan tersebut yakni, persiapan Sarasehan Nasional terkait Perlindungan & Pengelolaan Asset Ulayat Masyarakat Adat Nusantara, juga persiapan rencana kunjungan ke DPD RI.
Pada pertemuan tersebut, Ketua Dewan Pendiri LK- PASI, berkesempatan menyerahkan beberapa surat dan Dokumen seperti, Surat permohonan Dukungan kelembagaan no. 07/ LK – PASI /II/ 2025 dan kesimpulan hasil Lokakarya nasional dan Draft rancangan peraturan pemerintah tentang perlindungan dan pengelolaan aset ulayat persekutuan masyarakat hukum adat yang di usulkan Oleh LK – PASI Se Nusantara.
Penyerahan surat dan dokumen tersebut diterima langsung oleh, Dr. Hj. Erni Daryanti wakil ketua komisi III DPD RI.
Sementara itu Tuanku Asrul Yang Dipertuan Kinali menyampaikan ,
Organisasi ini bertujuan untuk
Perlindungan & Pengelolaan Asset Ulayat Masyarakat Adat Nusantara.
Asrul menerangkan, adapun acara yang akan digelar nanti akan sangat berharga dan menjadi sesuatu yang dinantikan, bagaimana kejelasan tanah ulayat adat Nusantara, terutama di Sumatra Barat dan khususnya di Pasaman Barat.
“Semoga kejelasan dan kemanfaatannya dapat bermanfaat dan dapat dinikmati dan dijaga oleh pemangku adat sampai anak cucu nanti, harapan kita, LK – PASI ini ke depan semakin baik dan lebih maju, sebagai alat pembersatu Pemangku adat di Nusantara ini,” harap Asrul.
(Ipendi)





