Jakarta | Mikanews : Ketua Umum Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI), H. Heri Purnama, menyampaikan dukungan resmi agar Sultan Sepuh Cirebon KGSS. Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden yang mewakili Kerajaan Kesultanan Nusantara.
Dukungan ini disampaikan sebagai bentuk aspirasi para guru madrasah di seluruh Indonesia yang menilai bahwa Sultan Sepuh merupakan sosok yang paling tepat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam urusan adat, tanah ulayat, dan masyarakat adat Nusantara.
Sultan Sepuh Dianggap Figur yang Paling Tepat dan Konsisten Mengadvokasi Guru Madrasah
Ketum PGMNI menegaskan bahwa para guru madrasah telah merasakan langsung kepedulian dan peran Sultan Sepuh Cirebon dalam memperjuangkan aspirasi dan hak-hak mereka.
> “Beliau selalu hadir mendengar aspirasi kami dan memperjuangkan hak-hak guru madrasah. Sosok Sultan Sepuh Cirebon sangat konsisten dalam membela kepentingan pendidikan madrasah di Nusantara. Karena itu, kami memandang beliau sangat cocok sebagai Utusan Khusus Presiden,” ujar H. Heri Purnama.
Beliau menilai bahwa sosok Sultan Sepuh bukan hanya representasi adat dan budaya, tetapi juga representasi moral, intelektual, dan kepemimpinan yang dibutuhkan Presiden untuk menjembatani aspirasi rakyat dan masyarakat adat Nusantara.
Harapan Agar Presiden Tidak Hanya Mengangkat Figur dari Partai Koalisi
Dalam kesempatan yang sama, H. Heri Purnama turut menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto lebih terbuka melibatkan unsur di luar partai politik dalam struktur pemerintahan.
Baca juga : Partai Persatuan Pembangunan Gelar Kegiatan Pendidikan Dasar Bagi Gen Z Pasaman Barat
> “Kami berharap yang duduk menjadi jajaran Presiden Prabowo jangan hanya berasal dari partai-partai koalisi saja, tetapi juga dari unsur di luar partai yang benar-benar mampu menampung aspirasi rakyat,” tegasnya.
Beliau menambahkan bahwa pengangkatan Sultan Sepuh Cirebon sebagai Utusan Khusus Presiden merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah bangsa serta bukti bahwa aspirasi rakyat — termasuk para guru madrasah — didengar oleh negara.
> “Kami berharap Sultan Sepuh Cirebon dapat diangkat Presiden sebagai bentuk penghargaan terhadap histori bangsa dan aspirasi rakyat seperti kami. Beliau bukan hanya simbol adat, tetapi tokoh yang betul-betul bekerja untuk kepentingan rakyat,” lanjutnya.
Aspirasi Guru Madrasah Bagian dari Aspirasi Masyarakat Adat Nusantara
H. Heri Purnama menekankan bahwa para guru madrasah memiliki hubungan historis dengan tradisi masyarakat adat Nusantara, karena madrasah-madrasah tradisional tumbuh sejalan dengan kebudayaan lokal dan nilai religius masyarakat.
> “Kami para guru madrasah juga merupakan bagian dari masyarakat adat Nusantara. Karena itu, memiliki wakil yang memahami adat, sejarah, dan kepentingan pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting bagi kami.”
Pengangkatan Sultan Sepuh akan Menguatkan Sinergi Antara Negara, Adat, dan Pendidikan
PGMNI meyakini bahwa kehadiran Sultan Sepuh sebagai Utusan Khusus Presiden akan membawa dampak positif bagi hubungan antara pemerintah, masyarakat adat, dan dunia pendidikan madrasah.
> “Dengan Sultan Sepuh berada di sisi Presiden, aspirasi kami akan lebih mudah tersampaikan dan diperjuangkan. Ini akan memperkuat sinergi antara negara, adat, dan pendidikan — fondasi penting bagi masa depan NKRI,” pungkas H. Heri Purnama.





