Pekalongan | Mikanews : Banjir Melanda Sejumlah Wilayah Pekalongan, tak Hanya Menyulitkan Mobilitas Warga, Tetapi Juga Menimbulkan Resiko Tambahan dari Kendaraan yang Tetap Memaksa Melintas Digenangan.
Ketika Mobil Melewati Genangan Banjir, Tekanan Air yang Tercipta Akan Membentuk ‘Ombak’. Gelombang Kecil ini Dapat Masuk Lebih Jauh ke Teras Hingga Kedalam Rumah Warga yang Berada Tepat Disisi Jalan.
Kondisi Tersebut Kerap Memperburuk Situasi Banjir di Area Pemukiman yang Elevasinya Rendah.
Baca juga :Â Respons Keluhan Warga, Plt Gubernur Riau Instruksikan UPT Segera Perbaiki Jalan Rusak
Inilah Salah Satu Alasan Mengapa Banyak Ruas Jalan Kampung Ditutup Saat Banjir Tinggi. Selain Mengurangi Resiko Rumah Tergenang Lebih Parah, Langkah ini Juga Mencegah Kendaraan Mogok Ditengah Banjir yang Kemudian Justru Menghambat Jalur Evakuasi.
Kebijakan Penutupan Jalan Selama Banjir Biasanya Juga Menjadi Bentuk Mitigasi Warga Agar Dampak Banjir Tidak Semakin Meluas dan Proses Penanganan Bisa Berjalan Lebih Cepat.
(Syah Ravi)





