Sumbawa | Mikanews.id – Pembunuhan Sumbawa menggemparkan warga Desa Sebasang Ketanga, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa pagi, 3 Februari 2026. Seorang sopir bernama Agus Salim (56) tewas setelah dibacok tetangganya sendiri.
Pembunuhan Sumbawa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di depan sebuah kios yang berhadapan langsung dengan SDN 2 Sebasang Ketanga. Korban meninggal di tempat akibat luka bacokan parang di bagian kepala.
Pelaku diketahui berinisial A alias Adi (42). Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi brutal tersebut dipicu dendam lama yang dipendam pelaku terhadap korban.
Adi disebut merasa sakit hati setelah mendengar cerita dari adiknya yang mengaku kerap dilecehkan oleh korban. Namun, polisi menegaskan bahwa dugaan pelecehan tersebut belum pernah dilaporkan secara resmi dan masih sebatas pengakuan sepihak dari keluarga pelaku.
Baca juga:Â Anak Bakar Rumah Ayah di Pati Setelah Pergoki Bersama Wanita Lain
Emosi pelaku memuncak ketika ia melihat korban sedang duduk di depan sekolah. Pelaku kemudian pulang untuk mengambil parang, lalu kembali ke lokasi dan menyerang korban secara membabi buta.
Ironisnya, kedua pria tersebut merupakan tetangga dekat. Bahkan sebelumnya sempat ada upaya penyelesaian konflik secara kekeluargaan, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya berujung pada aksi kekerasan yang menewaskan korban.
Pihak Polres Sumbawa menyayangkan sikap perangkat desa yang dinilai kurang maksimal dalam memediasi konflik tersebut. Polisi menilai persoalan yang tidak diselesaikan secara tuntas bisa memicu tindakan main hakim sendiri.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Sumbawa untuk menjalani proses hukum. Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan motif sebenarnya di balik aksi pembacokan yang menewaskan korban.





