BOYOLALI | Mikanews.id – Perampokan sadis Boyolali yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan satu pelaku perampokan Boyolali berhasil diamankan.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana, membenarkan penangkapan tersebut,terduga pelaku berinisial AG (30) kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. “Untuk sementara, baru satu orang yang kami amankan. Terkait kemungkinan pelaku lain, masih dalam pendalaman,” ujar AKBP Indra Maulana.
Ia menambahkan, motif perampokan berdarah Boyolali ini belum bisa disampaikan ke publik karena proses penyidikan masih berjalan.
- Anak Sulung Selamat karena Tidak di Rumah
Dalam kasus perampokan Boyolali ini, satu anak berhasil selamat. Korban selamat adalah CF (12), anak sulung dari pasangan Purwanto dan Daryanti. Saat kejadian pada Kamis (29/1/2026), CF tidak berada di rumah. Keberadaan CF saat peristiwa terjadi memiliki dua versi dari warga sekitar.
Sebagian warga menyebut CF berada di rumah neneknya yang masih satu desa, sementara warga lainnya mengatakan CF sedang mengikuti kegiatan mengaji dan di rumah hanya terdapat Daryanti (34) dan anak keduanya, AO (6).
Baca juga: Harga Emas Pegadaian Naik Tajam, Galeri24 dan UBS Menguat Hari Ini
- Ibu Luka Parah, Anak Kedua Meninggal Dunia
Perampokan tersebut berujung tragedi. AO (6) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sang ibu, Daryanti, mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Purwanto, kepala keluarga, diketahui sedang berada di Singkawang, Kalimantan Barat, untuk menjalankan usaha kuliner sate kambing. Keluarga ini menjalani long distance marriage (LDM).
- Lokasi Sepi, Warga Tak Mendengar Teriakan
Paman korban, Ngatirin, mengatakan warga tidak mengetahui kejadian tersebut sejak awal. Rumah korban berada cukup jauh dari permukiman warga lain.
“Rumahnya besar dan dikelilingi kebun jati. Jarak ke rumah tetangga juga jauh,” jelas Ngatirin.
Di sisi kanan, kiri, depan, dan belakang rumah terdapat kebun jati. Pagar rumah membuat suara dari dalam tidak terdengar keluar.
Hanya ada satu rumah tetangga terdekat dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.
- Warga Baru Mengetahui Sore Hari
Kepala Dusun Pengkol, Sarjono, mengatakan dirinya mendapat informasi peristiwa tersebut sekitar pukul 15.30 WIB.
“Saat saya datang, warga sudah banyak. Aparat kepolisian juga sudah berada di lokasi,” ungkap Sarjono. Ia memastikan korban meninggal dunia adalah anak kedua dari keluarga tersebut. Sementara ibu korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
- Polisi Masih Olah TKP
Hingga kini, polisi masih melakukan olah TKP perampokan Boyolali untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif pelaku, ratusan warga memadati rumah korban.
Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian. Banyak warga tampak menangis atas tragedi tersebut. Korban dikenal sebagai keluarga baik dan istri dari pengusaha kuliner sate kambing di Singkawang.





