Jakarta | Mikanews : Proyek pembangunan di Sumatera Barat bisa di mulai pada tahun 2025 ini, dan hal tersebut terbukti dengan adanya dua Inpres yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo.
Demikian disampaikan oleh Andre Rosiade Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, saat bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Andre memastikan pembangunan sejumlah proyek yang telah di rencanakan di Sumatra Barat akan dapat dilakukan pada tahun 2025 ini.
Menurutnya kepastian itu diperoleh setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani dua Inpres yakni Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Inpres Infrastruktur Daerah (IID).
“Alhamdulillah sudah ada kabar baik dari Pak Menteri PU bahwa Presiden Prabowo sebelum berangkat kunjungan kerja ke luar negeri, beliau sudah menandatangani Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Inpres Infrastruktur Daerah (IID). Di mana dengan dua inpres itu berarti janji-janji kita saat Menteri berkunjung ke Sumatera Barat bertemu dengan gubernur dan juga bupati serta wali kota se Sumatera Barat, insya Allah bisa direalisasikan di 2025,” terang Andre Rosiade saat ia bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Selasa (17/6/2025).
Andre Rosiade menjelaskan, bahwa beberapa proyek pembangunan yang dapat segera dieksekusi tahun ini yakni pertama, proyek pengendalian banjir di daerah Rawang, Mata Air, Kota Padang. Ke-dua, pembangunan Jalan Air Dingin di Kabupaten Solok.
“Untuk jalan Air Dingin kami masih menunggu kepastian dari gubernur dan bupati Solok yang akan membangun trase baru, ada jalan yang akan dibebaskan. Insya Allah November ini selesai. Kalau ini sudah selesai, jalan barunya akan segera dibangun. Sementara, untuk jalan yang lama sekarang sudah diperbaiki,” ujar Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Lalu yang ke-tiga, jalan Payakumbuh-Lintau yang rusak puluhan kilometer.
“Dengan Inpres Jalan Daerah yang sudah ditandatangani Presiden, insya Allah 2025 ini akan diselesaikan oleh Menteri PU,” tutur Andre.
Kemudian yang ke-empat, terkait persoalan air bersih di Kota Bukittinggi yang nantinya juga akan diselesaikan dengan IJD dan IID.
Yang terakhir, adalah rencana renovasi Stadion GOR Agus Salim yang juga akan dilaksanakan pada tahun 2025.
“Untuk penggemar sepakbola, insya Allah, Stadion Agus Salim tetap dibangun tahun 2025 ini, rencananya akan di renovasi oleh Kementerian PU melalui Banpres yang akan diterbitkan oleh Presiden Prabowo. Sekarang tinggal menunggu Perpres. Kalau Perpresnya sudah selesai lalu akan ada surat ke Menteri PU untuk segera mengeksekusinya,” tambah Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.
Andre yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar ini menyatakan, semua upaya yang dilakukan untuk percepatan pembangunan Sumbar itu tidak terlepas dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader Gerindra agar dapat membantu pemerintah daerah demi mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh daerah di Sumatra Barat.
“Saya sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Sumatra Barat. Sesuai arahan Presiden Prabowo kepada kami sebagai anggota DPR RI agar membantu gubernur, walikota dan bupati di Sumatra Barat dalam rangka percepatan pembangunan di Sumatra Barat,” terang Andre.
Menteri PU Dody Hanggodo, juga membenarkan, dikatakannya dengan telah keluarnya dua inpres yakni IJD dan IID maka dengan demikian semua proyek pembangunan yang telah di rencanakan di Sumbar dapat segera dilaksanakan.
Dody juga menyatakan siap membantu percepatan pembangunan di Sumatra Barat.
“Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade saat bertemu dengan saya, hal tersebut benar, kita berharap memang apa yang sudah pernah kita bicarakan pada saat kita berkunjung ke Sumbar beberapa waktu yang lalu, bisa segera dilaksanakan,” terang Dody.*Mika.
(Red)





