Bengkulu | MikaNews : Sungai Muar makan korban, informasi tersebut diterima oleh media ini, bahwa pada Jumat malam (04/04/2025) ada seorang warga desa Pulau Makmur, bernama Rahmayani (32) hilang di Sungai Muar Ipuh.
Peristiwa hilangnya korban diduga terjadi di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungai Muar.
Begitu menerima laporan ada orang hilang, 2 Penyelam dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu diterjunkan ke lokasi untuk mencari korban yang hilang di Sungai Muar tersebut.
Pencarian korban juga di lakukan dengan melibatkan penyelam tradisional, nelayan, dan masyarakat sekitar.
Demikian dikatakan oleh Dan Pos Basarnas Mukomuko Veldi Yuni Setiawan kepada awak media di lokasi pencarian, pada hari ini, Sabtu, (05/04/25).
“Sudah datang alat selam dua set, karena masih pengisian tabung oksigen, sekitar jam 4 nanti akan kita turunkan dua personil penyelam,” ujar Veldi Yuni Setiawan.
Menurut Dan Pos Basarnas Mukomuko, Veldi Yuni Setiawan mengatakan, jika korban belum ditemukan, pencarian akan terus di lakukan selama tujuh hari.
“Semoga cepat ditemukan, jika korban belum dapat kita temukan, sesuai dengan aturan pencarian, kita akan tetap lakukan pencarian sampai tujuh hari ke depan,” terang Veldi.
Ketika ditanya awak media, apakah ada penambahan alat selam, Veldi Yuni Setiawan menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Basarnas Provinsi Bengkulu.
“Pos Basarnas Mukomuko hanya punya dua set alat selam, untuk penambahan kami akan koordinasi dengan pimpinan kami yang di Provinsi,” jelas Veldi.
Veldi menambahkan, tim pencarian berjumlah 6 personil dari Basarnas Mukomuko, dan ditambah 4 personil BPBD Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Mukomuko, Damkar (Pemadam Kebakaran) 12 orang, dan sejumlah personil TNI/POLRI.
Sementara berdasarkan keterangan dari Ayah korban, Ramli (58), menyampaikan kepada media ini bahwa kejadian hilangnya Rahmayani anaknya tersebut, pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melintas di sekitar TPI.
Dikatakannya, warga tersebut melihat ada sepeda motor milik anaknya di tepi sungai sekitar TPI.
“Saya mendapatkan kabar dari warga malam itu, sekitar pukul 23.00 WIB,” ujar Ramli di lokasi pada Sabtu (05/04/2025).
(KR)





