Pasaman Barat | Mikanews.Id : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Batang Kanaikan, Kecamatan Gunung Tuleh, Selasa (30/12/2025).
Bantuan tersebut disalurkan sebagai respons atas bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan.
Sebanyak 100 paket sembako dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, kepada Wali Nagari Seberang Kenaikan dan Camat Gunung Tuleh untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak.
Selain bantuan dari BNPB, Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat juga menyalurkan bantuan tambahan.
Paket bantuan yang diterima masyarakat berisi beras, mi instan, minyak goreng, biskuit, sabun, sampo, pembalut, makanan siap saji, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
Baca juga :Â BNNK Pasaman Barat Perkuat Pencegahan dan Penindakan Narkoba Sepanjang 2025
Penyaluran bantuan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pasaman Barat Pahrein, Kepala Dinas Sosial Randi Hendrawan, Kepala BKPSDM Agusli, Kepala Satpol PP Handoko, Camat Gunung Tuleh, para wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Bupati Yulianto menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.
Hal ini mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir atau longsor di sejumlah wilayah rawan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyatakan akan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya penanganan dan mitigasi bencana guna menjaga keselamatan masyarakat dan mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.*Mika
(Akhir)
Sumber : diskominfo





