BerandaDAERAHBNNK Pasaman Barat Perkuat Pencegahan dan Penindakan Narkoba Sepanjang 2025

BNNK Pasaman Barat Perkuat Pencegahan dan Penindakan Narkoba Sepanjang 2025

Pasaman Barat | Mikanews.Id : Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Pasaman Barat sepanjang tahun 2025.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan program pencegahan, perluasan kerja sama lintas sektor, serta penindakan hukum yang terukur.

Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, menyampaikan bahwa pada sektor pencegahan, pihaknya menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya Fasilitasi Pendidikan Keluarga Anti Narkoba, Remaja Teman Sebaya, Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba), serta bimbingan teknis Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Program tersebut diperkuat melalui workshop dan rapat koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda, OPD, dan instansi terkait.

“Pencegahan kami lakukan secara menyeluruh melalui pendekatan keluarga, remaja, dan masyarakat nagari, serta diperkuat dengan koordinasi melalui program Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN),” ujar Rangga.BNNK

Dalam mendukung pelaksanaan P4GN, BNNK Pasaman Barat juga menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga, mulai dari lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, organisasi keagamaan, lembaga rehabilitasi, fasilitas kesehatan, media massa, hingga pihak pengelola limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Baca juga : Perkuat Ekonomi Nagari, Bupati Pasbar Mulai Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pujorahayu

Kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi publik.

Pada aspek penindakan, BNNK Pasaman Barat bersama BNN Provinsi Sumatera Barat mencatat sejumlah pengungkapan kasus narkotika sepanjang 2025. Pengungkapan tersebut melibatkan narkotika jenis ganja dan sabu di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, dan Kota Bukittinggi.

Berdasarkan data resmi BNNK Pasaman Barat, total barang bukti yang berhasil diamankan sepanjang tahun 2025 mencapai 1.900,77 gram sabu dengan 4 tersangka, serta 335.025,24 gram ganja dengan 16 tersangka.

Seluruh proses penegakan hukum dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain capaian operasional, BNNK Pasaman Barat juga mencatat kinerja positif dalam tata kelola kelembagaan. Pada tahun 2025, BNNK Pasaman Barat meraih peringkat kedua terbaik dalam penyampaian LPJ Bendahara Penerimaan Semester I Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) BNNK Pasaman Barat memperoleh predikat A-Optimal dengan skor 3,85.

Rangga Noverio menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Menurutnya, peran aktif masyarakat dan penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“BNNK tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan komitmen bersama dan partisipasi aktif masyarakat agar Pasaman Barat menjadi wilayah yang tangguh dan bebas dari narkoba,” tutupnya.*Mika
(Akhir)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini