BerandaNASIONALKorban Banjir Alahan Mati Ditemukan, Pencarian 4 Hari Berakhir Duka

Korban Banjir Alahan Mati Ditemukan, Pencarian 4 Hari Berakhir Duka

Pasaman — Mikanews.id | Korban banjir Alahan Mati akhirnya ditemukan setelah empat hari pencarian intensif oleh tim gabungan. Korban atas nama Dewi Hayati (50) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat pagi (17/4/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.

Korban banjir Alahan Mati ditemukan di tepi Sungai Batang Masang, tepatnya di Kampung Talam, Jorong Lungguak Batu, Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol. Lokasi tersebut diketahui berada di jalur aliran sungai yang sebelumnya dilaporkan menjadi arah hanyut korban saat banjir terjadi.

Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Olen yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi. Ia melihat tubuh korban berada di pinggir sungai sebelum akhirnya melaporkan kepada pihak berwenang.

Sejak korban dinyatakan hilang, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, TRC BPBD Kabupaten Pasaman, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian tanpa henti. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai dengan kondisi medan yang sulit dan arus deras yang sempat menghambat proses pencarian.

Baca juga: Darurat Sampah! Jalan Umum Disulap Jadi Tempat Pembuangan Liar di Pasaman Barat

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh tim dan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, korban Dewi Hayati telah ditemukan pada hari keempat pencarian. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang terlibat,” ujarnya.

Saat ini, tim gabungan tengah melakukan proses evakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah duka. Diperkirakan, jarak antara lokasi awal korban hanyut dengan titik penemuan cukup jauh, mengikuti arus Sungai Batang Masang.

Peristiwa ini menambah daftar korban akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat di wilayah rawan bencana.

Pemerintah daerah kembali mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

(St.M)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini