Pasaman Barat | Mikanews.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, katakan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Kementerian Agama, seperti di Pasaman Barat, agar menanamkan nilai atau jiwa agama dalam diri masing-masing.
Sangat naif, katanya, jika aparatur pemerintah yang bertugas di institusi Kementerian Agama, tapi dalam rutinitas Kesehatannya tidak tercermin jiwa agama dalam dirinya , baik dalam keluarga maupun masyarakat sekitarnya.
Hal ini disampaikannya pada acara silaturahmi dan melaksanakan tugas perdananya di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat di aula gedung Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Barat, komplek Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat, Kamis (30/4).
Kamis, 30 April 2026, merupakan hari pertama dirinya bertugas di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, setelah dia bersama 12 pejabat administrator atau seringkali eselon III di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat dilantik hari Senin, 27 April 2026 lalu.
Pelantikan Thomas Febria menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, seiring dengan dilantiknya Rali Tasman, dari Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat menjadi Kepala Kantor di Kabupaten Pasaman.
Baca juga:Â Kepala Kantor yang baru, Awali Kerjanya Hari ini
Selain para pejabat dan staf di jajaran Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, ASN yang mencerminkan jiwa agama dalam kesehariannya juga ASN di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah, terutama berstatus negeri.
Dirinya yakin dan percaya, seluruh ASN yang mengabdi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat adalah insan yang dalam diri masing-masing tercermin jiwa yang melaksanakan nilai-nilai agama dalam kehidupannya, kata Thomas Febria.
Selain itu, ingatnya, tertanam atau tidaknya nilai religius dalam setiap ASN di jajaran Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, tidak terlepas dari dukungan, dorongan, kerjasama dan kesadaran setiap pribadi ASN bersangkutan.
Sebagai warga Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat yang baru, Thomas Febria, minta dukungan, perhatian dan kerjasamanya, mulai kalangan pejabat, staf, kepala KUA, kepala madrasah bersama jajaran, termasuk dengan pemerintah daerah bersama stakeholder terkait di Pasaman Barat. (gmz)





