BerandaNASIONALPelepasan 193 CJH Pasaman, Haru Mengiringi Keberangkatan ke Tanah Suci

Pelepasan 193 CJH Pasaman, Haru Mengiringi Keberangkatan ke Tanah Suci

Pasaman Barat | Mikanews.id – Suasana khidmat disertai haru mewarnai prosesi pelepasan 193 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pasaman tahun 1447 H/2026 M. Pemerintah Kabupaten Pasaman secara resmi melepas keberangkatan para tamu Allah tersebut di Masjid Agung, Pasaman Islamic Center (PIC), Minggu (3/5/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan antara Pemerintah Kabupaten Pasaman, para calon jemaah haji, serta keluarga yang turut hadir memenuhi kompleks Pasaman Islamic Center. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, serta tokoh agama.

Momen ini menjadi sangat bermakna karena kehadiran langsung Bupati bersama unsur Forkopimda. Bukan sekadar seremonial keberangkatan, melainkan wujud doa, dukungan, dan harapan Pemerintah Daerah bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, keberangkatan ke Tanah Suci merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang patut disyukuri.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pasaman, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Ini adalah nikmat luar biasa karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini,” ujar Welly Suhery.

Baca juga: 194 CJH Pasaman Barat Kelompok Pertama, Dilepas Menuju Padang

Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah. Menurutnya, perbedaan cuaca di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, harus diantisipasi dengan menjaga kondisi fisik.

“Jaga kesehatan Bapak Ibu semuanya, perbanyak minum air, dan istirahat yang cukup. Selain itu, tingkatkan kesabaran serta saling membantu antar sesama jemaah agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” pesannya.

Bupati Welly turut mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Saya juga mendoakan semoga seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual sekaligus fisik yang tidak ringan. Namun dengan keikhlasan dan niat yang lurus, setiap kelelahan akan bernilai ibadah.

“Ini adalah perjalanan panjang. Jangan anggap sebagai beban, tetapi sebagai panggilan mulia dari Allah. Dengan keikhlasan, Insya Allah setiap lelah akan berubah menjadi pahala,” tambahnya.

Bupati Welly juga menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar mendoakan Kabupaten Pasaman beserta seluruh warganya agar tetap kompak dan bersama-sama mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pasaman yang juga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Rizal, melaporkan bahwa jumlah jemaah calon haji Kabupaten Pasaman tahun ini sebanyak 193 orang.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas guna mendukung kelancaran keberangkatan dan kepulangan jemaah, mulai dari transportasi, pendampingan, layanan kesehatan, hingga konsumsi selama perjalanan menuju embarkasi.

“Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan mandiri sesuai tuntunan,” ungkapnya.

Selain itu, para jemaah juga telah dibekali melalui kegiatan manasik haji, pemeriksaan kesehatan lengkap, serta vaksinasi yang diperlukan sebelum keberangkatan.

Rizal menambahkan, seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Pasaman akan dikoordinir dengan baik. Jemaah haji Pasaman tergabung dalam Kloter X (sepuluh) dengan Busra Nazir sebagai ketua kloter, didampingi pembimbing ibadah H. Asrul.

Sementara Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) atau yang kini disebut Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter yang bertugas memberikan pembinaan, pelayanan, serta perlindungan kesehatan bagi jemaah terdiri dari Titania, Yuliska, dan Syafliadi.(St.M)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini