Pasaman Barat | Mikanews.id – Penguatan peran humas (hubungan masyarakat) dilakukan melalui optimalisasi komunikasi publik yang akurat, cepat, edukatif, dan memanfaatkan media digital, membangun citra positif.
Humas bertindak sebagai garda terdepan, jembatan informasi, dan pengelola reputasi organisasi dengan fokus pada kolaborasi strategis, manajemen krisis, serta peningkatan kompetensi SDM agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, kata Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria di ruang kerjanya, Simpang Empat, Kamis (7/5).
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, mengatakan, optimalisasi media digital: Menggunakan akun resmi secara kreatif, masif, dan terintegrasi, menyebarkan informasi positif.
Peningkatan SDM dan Profesionalisme: Meningkatkan kompetensi staf humas agar lebih adaptif, kreatif, dan memiliki keterampilan personal yang mumpuni dalam manajemen komunikasi.
Baca juga:Â Rapimnas PABPDSI 2026
Manajemen Krisis dan Komunikasi Publik: Humas harus proaktif menyampaikan informasi, memberikan klarifikasi atas berita negatif, serta menjadi jembatan antara organisasi dan publik untuk membangun kepercayaan.
Kolaborasi dan Sinergi: Membangun kolaborasi antar satuan kerja untuk memperluas jangkauan informasi dan menyatukan narasi.
Pencarian Fakta dan Evaluasi: Menerapkan strategi fact finding (mencari fakta di lapangan) dan evaluasi untuk memastikan pesan yang disampaikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan publik. (gmz)





