BerandaDAERAHJalan Penghubung Talu – Lubuk Sikaping Mulai Diaspal, Warga Bersyukur Meski Belum...

Jalan Penghubung Talu – Lubuk Sikaping Mulai Diaspal, Warga Bersyukur Meski Belum Rampung

Rabu, 10 Juni 2026
Talamau | Mikanews.id — Pembangunan jalan penghubung Talu menuju Lubuk Sikaping akhirnya mulai memasuki tahap pengaspalan meskipun proyek tersebut dipastikan belum dapat rampung sepenuhnya pada tahun ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan saat ini difokuskan pada pengerasan badan jalan dan pengaspalan di beberapa titik prioritas. Jalan ini selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat karena dinilai sangat vital bagi aktivitas pertanian dan transportasi warga.

Menurut keterangan pelaksana lapangan dari PT Pasindo Prima Kreasi, total anggaran pekerjaan sebesar lebih kurang Rp1 miliar 882 juta hanya mampu digunakan untuk pengerasan dan pengaspalan sepanjang sekitar 350 meter.

“Kondisi harga bahan baku pekerjaan mengalami kenaikan cukup tinggi pasca naiknya harga BBM, sehingga volume pekerjaan harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi proyek.

Saat wartawan melakukan peninjauan ke lokasi, terlihat pihak UPTD Labor tengah melaksanakan uji kepadatan badan jalan. Pengujian tersebut dilakukan guna memastikan kualitas dan kepadatan lapisan dasar jalan sebelum proses pengaspalan dimulai.

Sejumlah alat berat tampak masih beroperasi di lokasi, sementara pekerja sibuk melakukan perataan dan penyempurnaan badan jalan agar memenuhi standar teknis.

Baca juga: Gandeng Polsek Talamau, AJO Pasbar Bangun “Benteng” Bersama Lawan Hoaks, Jaga Kamtibmas dan kegiatan Sosial

Kendati pekerjaan baru mampu dilaksanakan sepanjang sekitar 350 meter, masyarakat tetap menyambutnya dengan rasa syukur. Warga menilai jalan yang telah lama mereka tunggu itu akhirnya mulai mendapatkan sentuhan dana negara setelah bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat.

Warga Talu khususnya, dan masyarakat Kecamatan Talamau pada umumnya, berharap pembangunan jalan penghubung ini dapat terus dilanjutkan hingga benar-benar selesai.

Masyarakat menilai jalan tersebut memiliki peran strategis karena mampu memangkas jarak tempuh antara Talu dan Lubuk Sikaping hingga sekitar 50 kilometer. Selain mempercepat akses transportasi masyarakat, jalan ini juga diyakini akan sangat membantu distribusi hasil pertanian dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga di kawasan perbatasan Pasaman Barat dan Pasaman.

“Kalau jalan ini benar-benar selesai, tentu sangat membantu masyarakat. Petani lebih mudah membawa hasil kebun dan perjalanan ke Lubuk Sikaping jadi jauh lebih dekat,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi pekerjaan.

Warga berharap pemerintah terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur tersebut agar manfaatnya dapat segera dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas.

Wartawan: Roland Mangkuto Suthan

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini