BerandaDAERAHCuranmor Apes! Kabur Sampai Talamau, Malah Dijegal Mobil Damkar dan Warga

Curanmor Apes! Kabur Sampai Talamau, Malah Dijegal Mobil Damkar dan Warga

PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Aksi kabur seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berakhir di tengah jalan. Bukannya berhasil lolos, pria asal Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, itu justru dibuat “mati langkah” setelah jalur pelariannya ditutup mobil pemadam kebakaran (Damkar) bersama aparat kepolisian, pemerintah nagari, dan warga di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Jumat (10/7/2026) sore.

Pelarian yang semula diduga berlangsung mulus itu berubah menjadi jalan buntu. Begitu memasuki kawasan Kelok Simpang Jalan Bangkok, kendaraan yang dikendarai pelaku tak lagi memiliki ruang untuk melintas karena sebuah mobil Damkar sudah lebih dulu memblokade badan jalan.

Aksi penangkapan yang melibatkan banyak pihak itu pun menarik perhatian warga sekitar. Tanpa perlawanan, terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan petugas.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kapolsek Talamau Iptu Fifricky Chandra mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan cepat korban yang menyadari sepeda motornya dibawa kabur dari wilayah hukum Polsek Dua Koto, Kecamatan Panti.

Setelah menerima informasi, personel Polsek Talamau langsung melakukan koordinasi lintas instansi untuk memperkirakan jalur yang kemungkinan akan dilalui pelaku.

“Begitu menerima informasi, personel kami langsung memetakan jalur pelarian. Aksi bersama dengan Wali Nagari, Damkar, dan masyarakat ini adalah kunci. Kami bergerak cepat menutup titik-titik strategis, sehingga ruang gerak pelaku bisa langsung kita persempit,” ujar Iptu Fifricky Chandra.

Strategi itu terbukti efektif. Di kawasan Kelok Simpang Jalan Bangkok, mobil Damkar Talamau sengaja diposisikan melintang sebagai penghalang. Jalur yang semula menjadi harapan pelaku untuk meloloskan diri berubah menjadi “gerbang penutup”.

Kalau biasanya mobil Damkar datang memadamkan api, kali ini justru “memadamkan” pelarian terduga pelaku curanmor. Namun di balik peristiwa yang sempat mengundang senyum warga tersebut, keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi cepat antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat.

Setelah berhasil diamankan, terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Talamau untuk menjalani pemeriksaan awal.

Karena lokasi pencurian terjadi di wilayah hukum Polsek Dua Koto, Polres Pasaman, pelaku berikut barang bukti kemudian diserahkan kepada penyidik Polsek Dua Koto guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahterimakan kepada jajaran Polsek Dua Koto, Polres Pasaman, karena tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum mereka,” jelas Iptu Fifricky.

Keberhasilan penangkapan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari, petugas Damkar, dan masyarakat mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Polres Pasaman Barat berharap kolaborasi seperti ini terus terjaga sehingga masyarakat tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah tindak kriminalitas di wilayahnya. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini