Pasaman Barat | Mikanews.id – Majelis guru se jajaran Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Pasaman Barat, Kamis (16/7) melaksanakan parenting di madrasah itu, Pematang Sontang, Kecamatan Sungai Aur. Kegiatan itu, dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria.
Kepala MTsN 5 Pasaman Barat, Gusmayenti, katakan, diselenggarakannya kegiatan ini, untuk menyamakan frekuensi antara rumah dan madrasah, agar peserta didik, khususnya di MTsN 5 Pasaman Barat, selalu tumbuh konsisten, peningkatan peran orangtua, dan membangun komunitas sehat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Hilaluddin, Pengawas Madrasah, Khoiroh, bersama ketua dan jajaran komite.
Melalui kegiatan ini, kata Gusmayenti, akan menambah eratnya hubungan, dukungan dari kerjasama dari berbagai pihak. Hal ini , sebagai langkah untuk mengawali proses pendidikan ramah anak bagi murid-murid, termasuk dengan orangtua murid.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, sampaikan, kegiatan baik dan berharga ini, bukan semata untuk mengisi waktu setelah murid baru mengikuti Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di madrasah yang bersangkutan.
Parenting madrasah, jelasnya, adalah program kolaborasi antara pihak madrasah (sekolah) dan orang tua/wali murid yang bertujuan untuk menyamakan visi dalam mendidik dan mendampingi tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, pendidikan yang diberikan di sekolah dapat selaras dengan pembinaan karakter di rumah.
Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai tujuan, bentuk kegiatan, dan manfaat program parenting di madrasah:
Tujuan Utama
Membangun Sinergi: Menjalin komunikasi dan kerja sama antara guru dan orang tua agar pendidikan anak lebih terarah.
Penyamaan Pola Asuh: Membekali orang tua dengan pengetahuan tentang teknik pengasuhan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pemantauan Karakter: Memantau perkembangan mental, sosial, dan akademik siswa secara bersama-sama.
Kegiatan ini biasanya dikemas dalam berbagai format, seperti:
Seminar dan Workshop: Mengundang pakar pendidikan atau psikolog untuk membahas topik tertentu, seperti kesehatan mental anak, peran ibu di era digital, atau persiapan karier siswa.
Kelas Parenting (Parenting Class): Pertemuan berkala yang menjadi ruang diskusi dan silaturahmi antara wali murid dan pihak madrasah. Sinkronisasi Program: Sosialisasi visi, misi, dan kebijakan madrasah kepada orang tua di awal tahun ajaran baru. (gmz)





