VII Koto Sungai Sariak — Mika news.id | Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Gerak Jalan Jantung Sehat tingkat SD dan SMP se-Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.
Sebelum kegiatan dimulai, Kepala SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak, Syahrial, S.Pd., memberikan pengarahan kepada para peserta.
Selain menyampaikan pesan agar siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya menciptakan lingkungan pergaulan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelajar.
Dalam arahannya, Syahrial mengingatkan para siswa untuk menjauhi segala bentuk bullying atau perundungan.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar, tetapi terkadang diawali dari hal yang dianggap sederhana seperti bercanda, mengejek, atau sekadar iseng.
Namun, candaan yang melewati batas dapat membuat seseorang merasa tersinggung, tidak nyaman, bahkan dapat berkembang menjadi perselisihan.
“Anak-anak harus bisa memahami batas dalam bercanda. Jangan sampai sesuatu yang kita anggap hanya bercanda atau iseng ternyata menyakiti perasaan teman dan akhirnya menimbulkan perselisihan,” tegas Syahrial.
Ia mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam bergaul, menjaga ucapan dan perilaku, serta saling menghormati satu sama lain.
Menurutnya, perbedaan karakter maupun kondisi setiap siswa harus menjadi alasan untuk saling memahami, bukan untuk saling mengejek atau merendahkan.
Gerak Jalan Bukan Sekadar Olahraga
Kegiatan Gerak Jalan Jantung Sehat tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membangun kekompakan, kedisiplinan, sportivitas, dan persaudaraan antarpelajar.
Syahrial berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan, menjaga ketertiban, serta menunjukkan sikap positif selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengajak para siswa untuk memaknai semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan melakukan berbagai kegiatan positif dan membangun karakter generasi muda yang kuat.
“Mari kita sehatkan tubuh, kuatkan persahabatan, dan saling menghargai. Jangan ada bullying, jangan saling merendahkan. Kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya terlihat dari kemeriahan kegiatan, tetapi juga tercermin dalam sikap para pelajar yang mampu menjaga persaudaraan dan menghargai sesama.
Sehat tubuhnya, baik karakternya, kuat persahabatannya.
(Rizal)






