PASAMAN BARAT, Mikanews.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong PWI Pasaman Barat memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan konstruktif.
Harapan tersebut disampaikan Pemkab Pasaman Barat dalam Konferensi Luar Biasa (Konferlub) PWI Pasaman Barat yang menetapkan Junir sebagai Ketua PWI Pasaman Barat periode 2026–2029 secara aklamasi.
Konferlub berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan dibuka Bupati Pasaman Barat Yulianto yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Setia Bakti.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navis, Sekretaris PWI Sumatera Barat Firdaus Abie, jajaran pengurus PWI Sumbar, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat Sutrisno.
PWI Pasaman Barat Diminta Jadi Mitra Strategis
Dalam sambutannya, Setia Bakti menyampaikan harapan pemerintah daerah agar PWI Pasaman Barat terus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pers mempunyai peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemkab Pasaman Barat, kata Setia Bakti, berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dan profesional dengan insan pers.
Komitmen tersebut tetap menempatkan independensi wartawan sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Pemerintah daerah berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dan profesional dengan insan pers, tanpa mengintervensi independensi wartawan,” kata Setia Bakti.
Kontrol Sosial Tetap Dibutuhkan
Setia Bakti menilai pemberitaan yang faktual, berimbang, dan edukatif dibutuhkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Karena itu, pers diharapkan tidak hanya memberitakan capaian pemerintah daerah.
Media juga diharapkan memberikan ruang bagi aspirasi masyarakat, persoalan pelayanan publik, serta berbagai isu yang membutuhkan perhatian pemerintah.
“Pers diharapkan dapat menyampaikan informasi yang mendidik dan mencerahkan masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Harapan tersebut menempatkan pers bukan sekadar sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari proses komunikasi publik yang dapat menyampaikan persoalan masyarakat kepada pemerintah.
Ketua PWI Sumbar Tekankan Kompetensi
Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navis berharap kepengurusan baru PWI Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Junir mampu menjaga soliditas anggota.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan para wartawan.
Menurutnya, peningkatan kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi hal penting dalam menjalankan profesi wartawan.
Hal tersebut semakin penting di tengah perkembangan media digital yang membuat informasi dapat tersebar dalam waktu singkat.
Junir Ajak Wartawan Perkuat Kebersamaan
Setelah terpilih secara aklamasi, Junir mengajak seluruh anggota PWI Pasaman Barat mengesampingkan perbedaan dan memperkuat kebersamaan.
Ia juga mengajak anggota berpartisipasi aktif dalam menjalankan program organisasi selama periode kepemimpinannya.
“Mari kita jadikan PWI ini lebih maju dalam melakukan kontrol sosial yang berimbang untuk kemajuan daerah,” ujar Junir.
Junir juga mengingatkan wartawan agar semakin cermat menghadapi perkembangan media digital dan cepatnya arus informasi.
Menurutnya, kecepatan dalam mempublikasikan berita tidak boleh mengabaikan akurasi.
Wartawan tetap harus melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum informasi dipublikasikan.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, PWI Pasaman Barat diharapkan mampu memperkuat kebersamaan internal sekaligus meningkatkan kualitas jurnalistik dalam menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial di daerah.(Aulia)





