BerandaTRENDING TOPIK219 Penerima MBG Batang Terdampak Dugaan Keracunan, SPPG Disuspend dan Kepalanya Dicopot

219 Penerima MBG Batang Terdampak Dugaan Keracunan, SPPG Disuspend dan Kepalanya Dicopot

Batang, Mikanews | Sebanyak 219 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batang Bawang Bawang.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Hingga Kamis (24/9/2026) pukul 03.00 WIB, sebanyak 132 orang menjalani rawat inap dan 87 orang lainnya mendapat perawatan jalan di tujuh fasilitas kesehatan di sekitar lokasi.

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menegaskan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan memastikan seluruh penerima manfaat terdampak mendapat penanganan medis yang layak,” ujarnya.

Sebagai langkah tegas, BGN menghentikan operasional SPPG Batang Bawang Bawang dengan status suspend berat, sekaligus mencopot Kepala SPPG tersebut dari jabatannya.

Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan awal menemukan sejumlah dugaan pelanggaran standar operasional prosedur.

Di antaranya, pengolahan telur yang dilakukan sejak pukul 19.30 WIB kemudian dipanaskan kembali sekitar pukul 02.30 WIB, kondisi kebersihan di beberapa bagian yang belum memenuhi standar, serta adanya makanan yang dibawa pulang oleh penerima manfaat — yang menurut BGN termasuk pelanggaran berat.

Ketut Sumedana menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir.

“Kami menelusuri seluruh proses, mulai dari bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian. Penyebabnya tidak akan disimpulkan sebelum pemeriksaan selesai,” ucapnya.

BGN kini berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Batang, fasilitas kesehatan, dan Tim Satgas MBG Kabupaten Batang untuk menangani korban sekaligus mengusut kejadian ini secara menyeluruh.

Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar penentuan tindakan selanjutnya.

BGN menegaskan insiden ini ditangani dengan serius, dan keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG tidak boleh dikompromikan.
(PD)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini