Pasaman Barat, mikanews.id – 33 murid madrasah se Pasaman Barat, Senin dan Selasa, 5-6 Oktober 2026, mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) se Sumatera Barat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Pasaman Barat, Simpang Empat.
OMI tingkat provinsi tahun ini digelar secara langsung dan daring. Bagi peserta yang berada di Padang, OMI 20269 dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang, Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun. Kegiatan itu dibuka Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, dihadapan kepala madrasah negeri dan swasta, pengawas madrasah dan panitia di MTsN 4 Pasaman Barat, Simpang Empat, Senin, menjelaskan, pada pelaksanaan OMI tingkat provinsi tahun ini, tidak ada istilah kalah atau gagal.
Pada kegiatan ini, ulas Thomas, sebagai bukti komitmen dan rasa kebersamaan, sehingga OMI pertama tahun tidak sebatas ajang formalitas di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, maka pihaknya menyediakan sebanyak 5 medali emas, 10 perak, dan 15 perunggu.
Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Hilaluddin, katakan, meskipun OMI tingkat provinsi tahun ini dilaksanakan di setiap kabupaten dan kota, seperti di MTsN 4 di Simpang Empat untuk Pasaman Barat. Namun, peserta harus serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kompetisi dengan baik dan maksimal.
Pada pembukaan OMI tingkat Sumatera Barat yang dilaksanakan secara zoom metting di MTsN 4 Pasaman Barat. Kegiatan ini dihadiri Kasi Penmad, Hilaluddin, pengawas madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, kepala madrasah negeri dan swasta se Pasaman Barat bersama tim teknis.
“Seleksi OMI dilakukan secara bertingkat, mulai dari sekolah, lalu tingkat kabupaten dan kota, seperti Pasaman Barat, dan mulai hari Kamis ini dilaksanakan untuk tingkat provinsi. Untuk tingkat Pasaman Barat, dipusatkan di MTsN 4 Pasaman Barat, Simpang Empat”, kata Hilaluddin.
Dijelaskan Hilaluddin, OMI adalah transformasi dari KSM (Kompetisi Sains Madrasah). Dengan format yang baru ini, pihaknya yakin bahwa peserta yang berhasil meraih kemenangan akan memiliki peluang untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan bahkan ajang internasional.
Tim OMI tingkat provinsi di Pasaman Barat, Khairil Hadi, jelaskan, untuk hari pertama dengan dua sesi, yaitu pukul 8.00 Wib dan 10.00 Wib, diikuti sebanyak 24 orang. Di hari kedua (Jumat besok) hanya diikuti 9 peserta.
Kepala MTsN 4 Pasaman¹ Barat, Syamsu, sebagai tuan rumah pelaksanaan OMI tingkat kabupaten, sampaikan, pihaknya menyatakan kesiapan jajarannya, mendukung kelancaran OMI 2026. “Sebagai tuan rumah, pihaknya memberikan yang terbaik agar OMI tingkat provinsi di MTsN 4 Pasaman Barat berjalan lancar”, tutup Suharjo. (gmz)





