BerandaDAERAHMusnag Penetapan Penerimaan BLT Nagari Giri Maju

Musnag Penetapan Penerimaan BLT Nagari Giri Maju

Giri Maju | Mikanews : Musyawarah Nagari Penetapan Penerima BLT Nagari Tahun 2026 Nagari Giri Maju, Kecamatan Luhak Nan Dua berlangsung di Aula Bamus Giri Maju.
Musyawarah Nagari (Musnag) yang digelar pada hari Selasa (05/05/2026) dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua, Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari Giri Maju, M. Ichsan mewakili Ketua Bamus.

Disampaikannya,  dalam rangka penetapan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Tahun Anggaran 2026 ini disalurkan sebesar Rp. 300.000,/bulan selama enam bulan, hal ini berdasarkan kemampuan keuangan Nagari, atau adanya efisiensi anggaran, yang mana hal itu juga bertujuan mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem.

” Pencairan rencananya akan direalisasikan sekitar bulan Mei ini, hal tersebut mengacu pada Permen Keuangan Nomor 7 Tahun 2926, yang merupakan prioritas bagi penerima manfaat,” Ujar Ichsan.Musnag

Baca juga: Peringatan Keras Welly Suhery! ASN Pasaman Disorot Soal Disiplin dan Aset Dinas

Menurut M Ihsan, selain itu Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut ketentuan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2025 tentang prioritas penggunaan Dana Desa.

Dikatakannya, Berdasarkan hasil Musyawarah Desa, telah ditetapkan sebanyak 20 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Desa Tahun Anggaran 2026, atau dua orang per RT.

Penyaluran tahun ini, setiap KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp300 ribu, selama enam bulan hal ini sesuai kebijakan nasional.

“Penetapan tersebut dilakukan secara musyawarah dan mufakat dengan berpedoman pada kriteria dan persyaratan penerima BLT Desa sebagaimana diatur dalam Permendesa Nomor 16 Tahun 2025.” terang Ichsan. .

Sementara menurut Pj. Wali Nagari Giri Maju, M. Rievani Ardhika, Calon penerima BLT Desa merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdata dalam desil 1 sampai dengan desil 5, sesuai dengan data kesejahteraan sosial yang digunakan pemerintah.

Selain itu, penerima BLT Desa harus memenuhi persyaratan antara lain:
a. keluarga miskin yang berdomisili di Nagari Giri Maju dan diutamakan untuk keluarga miskin ekstrem;
b. keluarga yang terdapat anggota keluarga rentan sakit menahun atau kronis;
c. keluarga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia;
d. keluarga yang terdapat anggota keluarga penyandang disabilitas;
e. keluarga yang mengalami kehilangan mata pencaharian; dan
f. perempuan kepala keluarga dari keluarga miskin.

Adapun besaran BLT Desa Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan yaitu Rp300.000,- per bulan per KPM yang akan diberikan selama 6 bulan.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat serta mendukung upaya perlindungan sosial bagi masyarakat Nagari yang membutuhkan.

Pj. Wali Nagari Giri Maju, Rivani, menyampaikan, penetapan penerima BLT-DD telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat lewat musyawarah Nagari (musnag).

Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk mencegah tumpang tindih bantuan serta memastikan warga yang paling membutuhkan menjadi prioritas.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa berdampak nyata bagi masyarakat, “harapnya.

Musyawarah Nagari dihadiri oleh unsur Pemerintah Nagari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan lembaga kemasyarakatan Nagari, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa dan penerima manfaat, berlangsung sukses.

Camat Kecamatan Luhak Nan Dua, Sutrisno menilai seluruh proses penetapan telah dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan Camat Luhak Nan Dua, Sutrisno, kehadiran pihak kecamatan hari ini juga menjadi bentuk pengawasan agar tata kelola tetap akuntabel.

Sutrisno mengapresiasi kinerja pemerintah nagari yang dinilai sigap menyalurkan bantuan tepat waktu.

Dia mengingatkan bahwa BLT-DD bersifat stimulus sehingga penggunaannya perlu difokuskan pada kebutuhan pokok.
“Manfaatkan bantuan ini secara bijak untuk kebutuhan mendesak, terutama pangan dan kesehatan,” terang Sutrisno.

(Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini