Pasaman | Mikanews.id — Ribuan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman memadati halaman Kantor Bupati Pasaman, Sabtu pagi (2/4). Mereka mengikuti gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Hardiknas 2026 Pasaman menjadi momentum besar kebersamaan insan pendidikan. Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery dan dihadiri berbagai unsur penting daerah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten III Roichad, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Ralitasman, Ketua TP PKK Pasaman sekaligus Bunda PGRI Lusi Welly Suhery, Sekretaris Dinas Pendidikan Ishak, Ketua PGRI Pasaman Zulfajri, serta Ketua Panitia Ade Febrian.
Gerak jalan santai ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Baca juga: Odi, Kembali Pimpin PC SMMI Pasaman Barat
Gerak jalan santai PGRI Pasaman diikuti oleh seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SLBN, SMP, SLTA, MAN hingga sekolah swasta. Rute yang ditempuh dimulai dari Kantor Bupati, melewati Jalan Sudirman, Simpang Kejaksaan, Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di GOR Tuanku Rao Lubuksikaping.
Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk peserta. Hadiah yang disediakan antara lain sepeda, kulkas, mesin cuci, kipas angin, serta berbagai bingkisan lainnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran santunan kepada anggota PGRI yang terdampak banjir di Kecamatan Simpati sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ketua PGRI Pasaman, Zulfajri, menyebutkan sekitar 4.000 guru ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini juga berdampak positif terhadap pelaku UMKM karena meningkatnya aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.
Bupati Pasaman Welly Suhery mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gerak jalan santai tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan antar guru.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan, salah satunya melalui program pendidikan gratis dan penyediaan seragam sekolah.
“PGRI memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi masa depan yang unggul,” ujar Welly Suhery.
Dengan semangat Hardiknas 2026, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, guru, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Pasaman.
(St.M)




