Pasaman Barat | Mikanews.id -Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ophir menggelar seleksi wawancara bagi calon relawan pada Minggu (3/5). Kegiatan ini menjadi tahap penting untuk menjaring tenaga yang siap terlibat langsung dalam program peningkatan gizi masyarakat.
Seleksi relawan SPPG Ophir dilaksanakan di dapur MBG yang berada di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo. Sejumlah pemuda-pemudi Pasaman Barat tampak antusias mengikuti proses ini setelah sebelumnya mengajukan lamaran.
Wawancara difokuskan untuk menilai dedikasi, pemahaman teknis, serta kesiapan fisik dan mental para pelamar. Hal ini penting karena relawan nantinya akan terlibat langsung dalam kegiatan operasional di lapangan.
Pihak mitra penyelenggara menegaskan bahwa peran relawan sangat vital dalam mendukung keberhasilan program SPPG. Relawan menjadi penghubung utama antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat nagari.
Baca juga: Kapolres Pasaman Barat Pimpin Upacara Pelantikan Dan Sertijab Kapolsek Pasaman
“Kehadiran relawan sangat penting karena mereka menjadi jembatan antara program dan masyarakat. Tanpa mereka, distribusi nutrisi dan edukasi gizi tidak akan berjalan maksimal,” ujar salah satu perwakilan mitra dalam kegiatan tersebut.
Relawan SPPG Ophir diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sekaligus menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah Kecamatan Luhak Nan Duo.
Bagi para pelamar, mengikuti seleksi ini bukan sekadar mencari pengalaman. Banyak di antara mereka yang ingin berkontribusi langsung bagi daerahnya, terutama dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak.
“Saya berharap bisa lolos. Saya ingin ikut membantu masyarakat dan menjadi bagian dari perubahan positif di Nagari Ophir,” ujar salah satu peserta seleksi.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam upaya peningkatan gizi keluarga. Kehadiran tenaga muda yang kreatif dan berdedikasi dinilai mampu memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Hasil seleksi relawan SPPG akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan intensif sebagai bekal sebelum terjun langsung menjalankan tugas.
Dengan proses seleksi yang ketat, SPPG Ophir menargetkan terbentuknya tim relawan yang solid untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Pasaman Barat.
(A.saragih)





