BerandaDAERAHSekolah Nasional Terintegrasi Masuk Pasaman Barat, Peluang Emas Tingkatkan Pendidikan dan Ekonomi...

Sekolah Nasional Terintegrasi Masuk Pasaman Barat, Peluang Emas Tingkatkan Pendidikan dan Ekonomi Daerah

PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) resmi menjadikan Kabupaten Pasaman Barat sebagai lokasi prioritas pelaksanaan program tahun 2026. Kabupaten ini bahkan menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang mendapat kesempatan menjalankan program pendidikan unggulan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sekolah Nasional Terintegrasi di Pasaman Barat menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke daerah. Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ade Putra dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau langsung lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan sekolah di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Senin (15/6).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Yulianto menjelaskan bahwa program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan menghadirkan layanan pendidikan modern dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia.

Menurut Yulianto, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan serta revitalisasi fasilitas pendidikan agar masyarakat dapat segera menikmati sarana belajar yang lebih baik dan sesuai dengan perkembangan zaman.Nasional

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, lanjutnya, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare yang sepenuhnya merupakan aset pemerintah daerah. Lahan tersebut juga telah memiliki sertifikat kepemilikan sehingga proses administrasi pembangunan dapat berjalan lebih cepat.

Baca juga: Tahapan Pilwana Pasbar 2026 Resmi di Mulai: Jadwal Teknis Segera Ditetapkan dalam 7 Hari Kerja

“Karena lahan ini milik Pemda dan sudah bersertifikat, percepatan pembangunan dapat segera dilakukan. Di lokasi ini nantinya akan dibangun jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK gratis dengan konsep nonasrama,” ujar Yulianto.

Ia menambahkan, konsep pendidikan yang akan diterapkan memungkinkan siswa mendapatkan akses pendidikan gratis mulai dari tingkat dasar hingga menengah kejuruan dalam satu kawasan terpadu.

Sementara itu, untuk pendidikan berbasis asrama, pemerintah menyiapkan program Sekolah Rakyat yang akan dibangun di kawasan Jalur 32. Program tersebut difokuskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.

Sekolah Nasional Terintegrasi Pasaman Barat diharapkan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Yulianto menilai kebutuhan terhadap pendidikan berkualitas semakin mendesak di tengah persaingan global dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ade Putra menilai program tersebut tidak hanya memberikan manfaat di bidang pendidikan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Menurutnya, pembangunan sekolah dalam skala besar akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat selama proses konstruksi berlangsung maupun setelah sekolah beroperasi.

“Program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi akan membuka peluang kerja bagi masyarakat daerah. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran,” kata Ade Putra.

Ia menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar Pasaman Barat tetap menjadi daerah prioritas dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Dengan status sebagai satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat yang masuk dalam program Sekolah Nasional Terintegrasi 2026, Pasaman Barat memiliki peluang besar untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini