BerandaDAERAHCBT Pilwana Pasaman Barat Dimatangkan, 1.000 Bank Soal Disiapkan untuk Seleksi Transparan

CBT Pilwana Pasaman Barat Dimatangkan, 1.000 Bank Soal Disiapkan untuk Seleksi Transparan

PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Computer Based Test (CBT) untuk seleksi bakal calon wali nagari pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Kabupaten Pasaman Barat terus dipersiapkan secara matang. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, meninjau langsung pelaksanaan simulasi CBT di SMK Negeri 1 Pasaman, Kecamatan Pasaman, Kamis (30/7). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat, jaringan, serta mekanisme pelaksanaan ujian berbasis komputer.

CBT Pilwana Pasaman Barat akan digunakan sebagai metode seleksi khusus bagi nagari yang memiliki lebih dari lima bakal calon wali nagari. Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 Agustus 2026.

Mewakili Bupati Pasaman Barat, Doddy hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Syaikul Putra. Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dirancang mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.Pilwana

Menurut Doddy, pemerintah daerah telah menyiapkan 1.000 bank soal sebagai materi ujian untuk sekitar 160 bakal calon wali nagari yang akan mengikuti seleksi.

“Hari ini kami melaksanakan simulasi ujian Computer Based Test (CBT). Insyaallah, pelaksanaan seleksi akan dimulai pada 21 Agustus mendatang. Kami telah menyiapkan 1.000 bank soal dan menjamin seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan bagi 160 peserta bakal calon wali nagari,” ujarnya.

Untuk memperlancar pelaksanaan, ujian akan dibagi dalam lima sesi. Pembagian tersebut dilakukan agar seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan nyaman tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.

Keunggulan sistem CBT yang diterapkan, kata Doddy, adalah hasil ujian dapat dipantau secara langsung atau live. Dengan sistem tersebut, proses seleksi diharapkan berlangsung lebih terbuka sekaligus meminimalkan potensi kecurangan.

“Hasil ujian dapat dipantau secara langsung. Tidak ada ruang untuk praktik yang dapat mencederai proses seleksi karena seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan akuntabel,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap seluruh tahapan Pilwana Serentak 2026 yang mengusung slogan “Pilwana Badunsanak” dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Selain itu, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses Pilwana berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga menghasilkan pemimpin nagari yang berkualitas serta memperoleh legitimasi dari masyarakat.

“Dengan pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel, diharapkan Pilwana Serentak 2026 mampu melahirkan wali nagari yang memiliki kualitas kepemimpinan dan dipercaya oleh masyarakat,” tutup Doddy. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini