BerandaDAERAHSantunan Kemensos Rp45 Juta Cair, Tiga Ahli Waris Korban Bencana Pasbar Terima...

Santunan Kemensos Rp45 Juta Cair, Tiga Ahli Waris Korban Bencana Pasbar Terima Bantuan

Pasaman Barat | Mikanews.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Sosial menyalurkan santunan ahli waris dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI sebesar Rp45 juta kepada keluarga korban bencana di Pasaman Barat.

Santunan tersebut diberikan kepada tiga ahli waris. Masing-masing penerima memperoleh Rp15 juta.

Dua penerima santunan diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto, Senin (10/8/2026). Mereka adalah Agustinah, orang tua korban Mezi Ardi, dan Mayci Novita Roza, anak korban Dewi Hayati.

Sementara itu, santunan kepada ahli waris lainnya telah diserahkan Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan pada Jumat (31/7/2026).

Santunan tersebut diberikan kepada Gusmila Sari, orang tua korban Zunior Azriel Ramadhan.

Bupati Sampaikan Duka Cita

Bupati Yulianto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Menurut Yulianto, bantuan tersebut juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Semoga almarhum dan almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Yulianto.

Yulianto mengatakan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus melakukan pendataan terhadap dampak bencana.

Pendataan tersebut mencakup korban meninggal dunia serta kerusakan rumah yang terjadi akibat bencana. Data tersebut menjadi dasar dalam penanganan dan pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah tentu selalu memperhatikan. Kejadian-kejadian yang tidak terduga, termasuk banjir kemarin, semuanya sudah kita data, baik yang meninggal maupun rumah yang hancur,” katanya.

Infrastruktur Rusak Masih Diperbaiki

Selain memberikan santunan kepada keluarga korban, pemerintah juga melakukan pemulihan terhadap infrastruktur yang terdampak bencana.

Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan masih dalam proses perbaikan. Penanganan dilakukan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Insya Allah, kita bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat terus memperhatikan. Kemarin juga dari Satgas yang diketuai Menteri Dalam Negeri telah memerintahkan anggotanya untuk turun langsung ke lapangan,” lanjut Yulianto.

Menurutnya, pemerintah juga sedang mencari solusi penanganan jangka panjang untuk mengurangi dampak bencana.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas pemerintahan agar penanganan bencana tidak hanya berfokus pada kondisi setelah kejadian, tetapi juga mengantisipasi dampak bencana berikutnya.

Warga Diminta Waspada Jalur Rawan Longsor

Yulianto kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan, terutama ketika melintasi wilayah yang rawan longsor.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Untuk itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati ketika melewati jalan-jalan yang rawan longsor,” tutupnya.

Penyaluran santunan Kemensos tersebut menjadi bagian dari penanganan pemerintah terhadap keluarga korban bencana di Pasaman Barat.

Selain bantuan kepada ahli waris, pemerintah terus melakukan pendataan dampak bencana dan mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini