BerandaNASIONALLupa Matikan Tungku, Gerobak Bensin dan Rokok Terbakar Di Yogyakarta

Lupa Matikan Tungku, Gerobak Bensin dan Rokok Terbakar Di Yogyakarta

Yogyakarta, Mikanews.id  | Kelalaian selain dapat merugikan diri sendiri juga dapat merugikan warga sekitar.
Lupa matikan tungku sebuah gerobak dagang yang menjual bensin eceran dan rokok terbakar hebat di Jalan Veteran, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 2 juta.

Kebakaran diduga murni akibat kelalaian:
pemilik meninggalkan tungku yang belum dimatikan.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras, kelalaian kecil dapat berakibat besar, tak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga membahayakan warga sekitar.

Yunisara, warga Gedongkuning pemilik gerobak, sedang memasak terong menggunakan tungku di sekitar gerobak dagangannya sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah selesai, ia meninggalkan tempat tanpa memastikan tungku benar-benar padam.

Api dari tungku yang masih menyambar perlahan menjalar ke gerobak yang berisi bensin eceran dan rokok, lalu terbakar hebat.

Warga yang melihat segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan laporan warga tersebut, akhirnya satu unit mobil pemadam dikerahkan dan api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan sekitar.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta bersama warga berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS. kejadian tersebut diduga karena tungku api yang digunakan untuk memasak dan ditinggal pemilik dalam kondisi belum dimatikan.

“Penyebab kebakaran diduga karena tungku api yang digunakan untuk memasak dan ditinggal pemilik dalam kondisi belum dimatikan. Korban jiwa nihil.

Kerugian diperkirakan sekitar Rp 2 juta.” terang Iptu Dani HS, Kasi Humas Polresta Yogyakarta

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, Kerugian materiil ±Rp 2 juta, meliputi gerobak, bensin eceran, rokok, dan minuman yang terbakar habis.

Akibat tungku memasak yang ditinggal menyala tanpa pengawasan, akhirnya menjalar ke gerobak berisi bensin eceran yang sangat mudah terbakar.

Seperti yang disampaikan oleh
Iptu Dani HS, peristiwa ini bukan sekadar kebakaran biasa, tapi adalah peringatan nyata tentang bahaya kelalaian:

“Selalu pastikan api tungku, kompor, atau alat memasak benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat,” terangnya.

Dikatakannya lagi, menjual bensin eceran di gerobak tanpa pengamanan khusus tentu berisiko tinggi.

“Sedikit saja ada percikan api, kebakaran tak terelakkan, biasanya kelalaian tidak hanya merugikan diri sendiri.
Bayangkan jika api menyambar ke rumah warga sekitar, tentu kerugian bisa berlipat ganda, bahkan bisa menelan korban jiwa,”pesannya.

Kewaspadaan adalah harga yang harus dibayar demi keselamatan bersama.

Satu detik memastikan tungku padam jauh lebih berharga daripada menanggung kerugian jutaan rupiah.

“Jangan biarkan ketergesa- gesaan atau kelalaian sesaat mengorbankan harta, bahkan nyawa. Selalu waspada, karena keselamatan adalah tanggung jawab kita semua,”pesan Dani mengakhiri.(*)

(Pd)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini