Giri Maju | Mikanews : Tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak E‑Voting 14 Oktober 2026 melangkah pasti di Nagari Giri Maju, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasbar dengan penetapan sekaligus pengundian nomor urut yang berlangsung sukses, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan di Aula Kantor Bamus, pada Kamis (27/8/2026) pukul 13.30 WIB.
Empat kandidat resmi ditetapkan sebagai calon pada pilwana nanti melalui pemungutan suara menggunakan sistem E‑Voting pada 14 Oktober 2026 mendatang.
Jalur Pendaftaran Sampai Penetapan Nomor Urut Telah Berlangsung Ketat & Transparan
Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Giri Maju, Erwin Saputra, saat menjelaskan proses yang telah berjalan bertahap sejak Juni, yakni mulai tahap pendaftaran, seleksi administrasi ketat, hingga penetapan calon sah.
“Barulah setelah lolos verifikasi para kandidat berhak mengambil nomor undian dan nomor ini jadi identitas resmi mulai kampanye sampai di TPS nanti,” tegasnya.
Urutan undian diambil berdasar nomor pendaftaran di hadapan Pj. Wali Nagari Giri Maju dan perangkat nagari, dihadapan Ketua Bamus Nagari Giri Maju dan anggota, tokoh masyarakat, Babinsa‑Bhabinkamtibmas, ketua RT se Giri Maju, dan dihadapan para pendukung, termasuk keluarga calon.
Adapun hasil pencabutan nomor undian tersebut adalah :
1. Joharman. S
2. Doni Vrengki Gautama, S.E.
3. Hendri Dunan, S.E.
4. Danang Panjiwana
Pesan damai dari seluruh rangkaian tersebut yakni,
*Siap Menang Siap Kalah,Jangan Saling Jelekkan.
Pj. Wali Nagari Giri Maju, Muhamad Rievani Ardhika dalam sambutannya, kepada keempat calon berharap tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian.
“Semua kandidat adalah keluarga besar Giri Maju, untuk itu jagalah suasana damai ‘badunsanak’ dari sekarang sampai penetapan hasil.” harapnya.
Sementara Ketua Bamus Giri Maju, Usnil Amri menegaskan pesan yang paling dalam:
“Persiapkan mental — siap menang, siap kalah. Biarkan masyarakat yang menilai, jangan saling menjatuhkan, siapapun nanti pemenangnya pasti berkeinginan untuk memajukan nagari,”ujarnya.
Dari unsur keamanan, Bhabinkamtibmas/Babinsa lewat Prianto juga mengimbau:
“Ciptakan rasa persaudaraan. Siapa pun yang terpilih nanti harus bisa memajukan nagari dan mendapat restu warga.”
Di akhir acara terlihat semua calon disaksikan oleh tim sukses menandatangani kesepakatan damai, menjamin kampanye dan hari pencoblosan nanti tetap aman, bersih, dan penuh persaudaraan.
Info Penting — E‑Voting 14 Oktober 2026;
Erwin Saputra mengingatkan hal yang membedakan Pilwana kali ini dengan Pilkada/Pilpres:
“kalau pilkada atau pilpres, pakai kertas untuk di coblos, sedangkan Pilwana serentak di
87 nagari se‑Kabupaten Pasaman Barat menggunakan sistem E‑Voting pada Rabu, 14 Oktober 2026 nanti tidak ada kertas suara, melainkan menggunakan sistim elektronik untuk memilih dan menghitung suara secara digital,” terangnya.
Diterangkannya lagi, cara e – voting lebih cepat, hemat biaya, dan mengurangi atau meminimalisir resiko kecurangan dibanding cara manual, dan metode modernisasi demokrasi lokal ini telah sukses diterapkan di beberapa desa yang menggunakannya.
“Silakan jalankan kampanye sesuai tata tertib. Kami berharap tak ada pelanggaran, semuanya aman dan lancar,” tutup Erwin.
(Aulia)





