BerandaBERITAKejati Kaltara Tegas: Integritas Harga Mati, Jangan Rusak Citra Institusi

Kejati Kaltara Tegas: Integritas Harga Mati, Jangan Rusak Citra Institusi

TANJUNG SELOR | MIKANEWS — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) menegaskan integritas tidak boleh ditawar dalam setiap pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Kepala Kejati Kaltara Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H., menyampaikan pesan tersebut saat membacakan amanat Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam upacara Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026.

Upacara berlangsung di Aula Kantor Kejati Kaltara pada pukul 07.30 hingga 09.00 WITA. Yudi Indra Gunawan bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltara, para asisten, pejabat struktural dan fungsional, serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kaltara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Korps Adhyaksa. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada Panji Adhyaksa sebagai simbol kewibawaan dan pengabdian institusi.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis.”

Yudi menegaskan tema tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan berhenti sebagai slogan dalam peringatan kelembagaan.

“Tema ini bukan sekadar kalimat indah, melainkan cerminan tekad bulat kami untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Yudi.

Menurutnya, penegakan hukum yang berintegritas merupakan bagian penting dalam menghadirkan keadilan yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh insan Adhyaksa agar menjadikan nilai-nilai Ketuhanan dan moralitas sebagai landasan dalam setiap langkah, keputusan, maupun kebijakan.

Sikap setiap personel juga dinilai memiliki dampak langsung terhadap citra Kejaksaan. Tutur kata, perilaku, dan tindakan sehari-hari tidak hanya mencerminkan pribadi, tetapi juga membawa nama institusi.

Karena itu, Yudi meminta seluruh jajaran Kejati Kaltara menjaga sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks juga menuntut seluruh jajaran tetap solid dan mempertahankan profesionalisme.

“Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai penegak hukum yang profesional, berkeadilan, dan bermartabat demi Indonesia yang maju, melainkan juga berfungsi sebagai pengawal kedaulatan hukum negara,” tegasnya.

Yudi mengatakan seluruh upaya tersebut dilakukan untuk menjaga amanah masyarakat.

Kejati Kaltara juga menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai penegak hukum yang adil, humanis, dan transparan.

Komitmen tersebut menjadi semakin penting karena Kaltara merupakan wilayah perbatasan negara. Kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum menjadi bagian yang harus terus dijaga.

Dalam arahannya, Yudi memberikan perhatian khusus terhadap integritas dan pola hidup sederhana.

Ia mengingatkan bahwa kehormatan dan kewibawaan institusi harus terlihat dalam setiap pelaksanaan tugas serta kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai satu tindakan tercela merusak citra baik yang telah kita bangun bersama dengan susah payah selama ini,” pesannya.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kejati Kaltara pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen pengabdian seluruh jajaran.

Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Dengan integritas, profesionalisme, kesederhanaan, dan kepatuhan terhadap nilai moral, Kejati Kaltara menegaskan tekad untuk menjalankan penegakan hukum yang bersih, tegas, adil, dan berpihak pada kebenaran.

Upacara berlangsung lancar dan tertib. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa hukum harus tetap berdaulat dan hadir untuk melindungi masyarakat. (Est)

Ruang klarifikasi dan hak jawab terbuka bagi semua pihak terkait.

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini