PASAMAN BARAT | mikanews.id — ASN Pasaman Barat diminta menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Pasaman Barat Yulianto saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Kamis (3/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi tersebut diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur BUMN dan BUMD, serta jajaran ASN Pemkab Pasaman Barat.
Yulianto: Maulid Bukan Sekadar Seremoni
Bupati Yulianto menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak boleh berhenti sebagai kegiatan tahunan.
Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi kesempatan bagi ASN untuk melakukan introspeksi dan meneladani akhlak serta kepemimpinan Rasulullah SAW.
“Ini bukan sekadar acara tahunan. Namun, menjadi momentum bagi kita untuk membersihkan diri dan menjadi penyemangat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yulianto.
Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW relevan diterapkan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kejujuran, kesederhanaan, kepedulian, persaudaraan, dan sikap saling menghargai menjadi nilai yang diharapkan tercermin dalam perilaku ASN.
ASN Diminta Tetap Rendah Hati
Yulianto mengingatkan ASN memiliki posisi penting sebagai pelayan masyarakat.
Karena itu, sikap dan perilaku ASN harus dijaga, baik ketika menjalankan tugas pemerintahan maupun saat berada di tengah masyarakat.
Perhatian khusus disampaikan kepada ASN yang mendapat amanah menduduki jabatan.
“Kepada ASN yang memiliki jabatan, hendaknya tetap mempunyai rasa rendah hati dan bisa bergaul di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan agar jabatan tidak menjadi penghalang bagi ASN untuk membangun komunikasi dengan masyarakat.
Pilwana Diminta Tetap Badunsanak
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yulianto mengingatkan masyarakat Pasaman Barat untuk menjaga persatuan menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).
Yulianto meminta seluruh tahapan Pilwana berlangsung aman, tertib, dan damai.
Ia mengajak masyarakat mengedepankan semangat Pilwana badunsanak.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Perbedaan tersebut tidak boleh merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kepada Pilwana, mari kita jadikan Pilwana badunsanak, menjaga kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan,” ajaknya.
Niniak Mamak dan Tokoh Masyarakat Diminta Berperan
Yulianto juga meminta niniak mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, para calon, dan seluruh unsur masyarakat ikut menjaga situasi selama pelaksanaan Pilwana.
Ia menilai kondisi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Menurut Yulianto, pembangunan daerah juga tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk niniak mamak dan masyarakat,” ujarnya.
Dengan demikian, pesan yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehidupan keagamaan.
Yulianto juga menghubungkan nilai persaudaraan dan keteladanan dengan tugas ASN serta kehidupan sosial masyarakat, khususnya menjelang Pilwana.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi tersebut turut diisi tausiah agama yang disampaikan Buya Drs. H. Diflaizar dari Padang. (Aulia)





