Pasaman Barat, mikanews.id – Semangat untuk terus belajar dan berkarya kembali ditunjukkan guru MTsN 4 Pasaman Barat. Jumat (2/10), guru serahkan karya mereka kepada madrasah, berupa buku antologi puisi berjudul “Lelaki dari Rahimku”.
Buku antologi puisi, merupakan karya guru bahasa indonesia MTsN 4 Pasaman Barat, Simpang Empat dan tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia madrasah Pasaman Barat.
Kepala MTsN 4 Pasaman Barat, Syamsu, katakan, kehadiran buku ini menjadi bukti bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga dapat terus mengembangkan potensi, kreativitas, literasi, dan menghasilkan karya yang dapat memberikan inspirasi bagi peserta didik.
Antologi puisi “Lelaki dari Rahimku” memuat karya dari lima guru MTsN 4 Pasaman Barat, yaitu Rori Harapan Harapan, Lina Syariyenti, Dewi Pitra, Nurjati, dan Yurnalis. Pada penerbitan buku ini sebagai ketua, Rori Harapan, dan Lina Syariyenti, sekretaris. Buku ini diterbitkan EGYPT VAN ANDALAS yang disunting Muhammad Subhan.
Atas nama keluarga besar MTsN 4 Pasaman Barat, kata Syamsu, pihaknya mengapresiasi karya yang dihasilkan para guru di madrasahnya. Menurutnya, seorang guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat dan terus berusaha melahirkan karya bermanfaat.
“Guru harus terus belajar dan berkarya. Ketika guru mampu menghasilkan sebuah karya, sesungguhnya guru sedang memberikan keteladanan kepada peserta didik bahwa belajar tidak pernah berhenti dan kreativitas harus terus dikembangkan,” ungkapnya.»
Ia juga berharap lahirnya buku antologi puisi ini dapat semakin memperkuat budaya literasi di madrasah serta mendorong guru-guru lainnya untuk terus berkarya di berbagai bidang.
Buku “Lelaki dari Rahimku” menjadi salah satu jejak karya guru MTsN 4 Pasaman Barat sekaligus bukti bahwa semangat literasi dapat tumbuh dari ruang kelas, berkembang melalui komunitas MGMP, dan akhirnya hadir dalam bentuk karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat. (gmz)





