BerandaNASIONALNCH Pangian Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Nagari

NCH Pangian Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Nagari

TANAH DATAR, Mikanews.id |  NCH Pangian di Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, disiapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif berbasis nagari. Fasilitas Nagari Kreatif Hub (NCH) Pangian itu diarahkan untuk mengembangkan seni dan budaya lokal, kreativitas generasi muda, serta produk unggulan masyarakat agar memiliki nilai ekonomi. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi meninjau langsung kawasan NCH Pangian, Selasa (20/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Arry menyebut Nagari Pangian menjadi salah satu nagari yang disiapkan Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk menjalankan program Nagari Kreatif Hub.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir di Nagari Pangian yang menjadi pusat NCH atau Nagari Kreatif Hub,” kata Arry.

Menurut Arry, NCH Pangian tidak hanya diperuntukkan sebagai tempat berkumpulnya pelaku seni dan usaha. Fasilitas tersebut juga diarahkan menjadi ruang untuk mengembangkan potensi nagari agar memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Insyaallah, dalam waktu dekat NCH Nagari Pangian ini akan kita resmikan,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan NCH mampu menjadi sarana untuk mengembangkan kearifan lokal yang memiliki nilai ekonomi, terutama bagi masyarakat Nagari Pangian.

Arry menilai Pangian telah memiliki modal penting untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Modal tersebut berupa produk unggulan serta seni dan budaya yang telah berkembang di tengah masyarakat.

“Produk-produk unggulannya sudah ada, kemudian kearifan lokal dalam bentuk seni budaya juga sudah ada. Sarana juga sudah kita siapkan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat membantu mengembangkan bakat generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari tingkat nagari.

NCH Pangian Pusat Seni dan UMKM

Ketua NCH Pangian, Izra Novita yang akrab disapa Ucu, menjelaskan bahwa kegiatan di NCH mencakup berbagai bidang.

Di antaranya seni tradisional seperti silek dan tari, kegiatan sanggar pelatihan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Berbagai aktivitas tersebut dipusatkan di kawasan Medan Nan Balinduang.

Di kawasan itu terdapat sejumlah ruang kegiatan, seperti Medan Nan Bapaneh yang digunakan untuk latihan silek dan tari, sanggar-sanggar, Lapau Nagari, serta Teras Nagari.

Keberadaan berbagai ruang tersebut membuat kegiatan seni, budaya, dan ekonomi masyarakat dapat dilakukan dalam satu kawasan.

Selain mengembangkan produk secara langsung, NCH Pangian juga mulai memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan penjualan.

Pemasaran dilakukan melalui dua jalur, yakni daring dan luring.

Penjualan secara langsung dilakukan di kantor NCH untuk produk makanan basah yang sulit dikemas maupun dikirim.

Sementara pemasaran daring dilakukan melalui siaran langsung di media sosial TikTok. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung tiga kali dalam sehari.

Didukung Internet 300 Mbps

Pengembangan NCH Pangian juga mendapat dukungan infrastruktur digital melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat.

Dukungan tersebut antara lain berupa pengelolaan data nagari melalui Teras Nagari dan penyediaan akses internet gratis dengan kecepatan 300 Mbps.

Fasilitas digital itu diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat, termasuk pemasaran produk UMKM melalui platform digital.

NCH Pangian juga tidak hanya ditujukan untuk kegiatan ekonomi.

Kawasan tersebut menjadi salah satu ruang aktivitas anak-anak dan remaja di Nagari Pangian.

Latihan seni dan budaya biasanya dilakukan pada sore hari setelah jam sekolah.

Dengan pola kegiatan tersebut, NCH diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mengenal dan mempertahankan tradisi lokal.

Dijadwalkan Diresmikan November

Pemprov Sumbar memperkirakan NCH Pangian akan diresmikan pada 12 November 2026.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memperluas pengembangan potensi seni, budaya, dan produk unggulan Nagari Pangian.

Pemerintah juga berharap produk masyarakat tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekitar, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam peninjauan NCH Pangian, Arry Yuswandi didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar Mahdianur, Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat, Sumber Daya Alam, dan Teknologi Tepat Guna Mirza Iswandi.

Turut hadir Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Sukrial, Wali Nagari TBA Hendra Basri, serta Camat Lintau Buo Lutfi.

Melalui NCH Pangian, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seni dan budaya, tetapi juga mampu membuka ruang usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat nagari.(red)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini