Pasaman Barat, Mikanews.id | Alhamdulillah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat atas diraihnya Piagam Penghargaan Nasional dengan capaian 100% dalam Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform Sahabat KBC.
Keberhasilan dan kesuksesan madrasah se Sumatera Barat, termasuk Pasaman Barat menetapkan implementasi KBC di madrasah masing-masing, adalah bentuk komitmen dan kebersamaan kepala bersama guru dan tenaga kependidikan berapa implementasi KBC dalam proses belajar dan mengajar (PBM) dari setiap guru kepada peserta didiknya.
Capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan partisipasi dalam mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Kurikulum ini menekankan pentingnya nilai-nilai cinta, kepedulian, toleransi, penghargaan terhadap sesama, serta pembentukan karakter peserta didik.
Di Pasaman Barat, ulas Thomas Febria, terdapat 15 madrasah negeri, secara keseluruhan ada sekaligus tersebar di setiap kecamatan yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2, yaitu MIN 1 di Air Bangis , Kecamatan Sungai Beremas, dan MIN 2 di Silambau Kecamatan Kinali.
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tujuh lembaga, yaitu MTsN 1 Pasaman Barat di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, MTsN 2 di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, MTsN 3 di Langgam, Kecamatan Kinali, MTsN 4 di Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, MTsN 5 di Sontang, Kecamatan Sungai Aur, MTsN 6 di Sir Balam, Kecamatan Parit Koto Balingka, dan MTsN 7 Pasaman Barat di Seberang Kenaikan, Kecamatan Gunung Tuleh.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) terdapat Enam lembaga, yaitu, MAN 1 di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, MAN 2 di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. MAN 3 di Rambah, Kecamatan Kinali, MAN 4 di Kajai Kecamatan Talamau, MAN 5 di Padangdurian Hijau Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, dan MAN 6 di Silayang, Kecamatan Ranah Batahan.
Melalui implementasi kurikulum tersebut, madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang humanis, inklusif, dan berkarakter, sekaligus melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Atas nama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, tambah Thomas Febria, pihaknya bersama Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), terus mendukung program Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan mewujudkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai cinta dan kemanusiaan. (gmz)





