PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Di tengah derasnya arus informasi digital yang bergerak tanpa batas, ancaman hoaks dan disinformasi menjadi tantangan nyata yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Perkumpulan Jurnalis Online (AJO) Pasaman Barat bersama Polsek Gunung Tuleh memperkuat sinergi melalui pertemuan kemitraan yang digelar di Mapolsek Gunung Tuleh, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban namun sarat makna itu menjadi ruang diskusi strategis antara insan pers dan aparat penegak hukum dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat.
Fokus pembahasan tidak hanya menyentuh persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga upaya bersama menghadapi penyebaran informasi palsu yang kian marak di era media sosial.
Rombongan AJO Pasbar yang dipimpin Ketua Muhammad Fadli disambut langsung oleh Kapolsek Gunung Tuleh, Iptu Adean Putra, didampingi Kanit Reskrim Ipda Rahmat Gultom. Pertemuan tersebut mencerminkan komitmen kedua pihak untuk memperkuat komunikasi dan membangun kemitraan yang sehat demi kepentingan masyarakat luas.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Fadli menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, sinergi antara pers dan aparat penegak hukum menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mengawal pembangunan daerah agar berjalan dalam suasana yang kondusif.
“Kebersamaan ini harus terus dipupuk untuk menjaga kepercayaan antara penegak hukum dengan media serta seluruh elemen masyarakat di Pasaman Barat,” kata Muhammad Fadli.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Adean Putra menyampaikan bahwa pihaknya memandang media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui berbagai platform digital, peran jurnalis dinilai semakin penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terjebak dalam narasi yang menyesatkan.
Menurut Kapolsek, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media dapat menjadi instrumen efektif untuk mendeteksi potensi persoalan sosial sejak dini. Ia juga menegaskan komitmen Polsek Gunung Tuleh dalam membangun hubungan kerja yang transparan, komunikatif, serta terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi yang dibangun AJO Pasbar dan Polsek Gunung Tuleh ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat literasi informasi di tengah masyarakat.
Di era ketika satu unggahan dapat menyebar dalam hitungan detik, komitmen menghadirkan informasi yang faktual, edukatif, dan bertanggung jawab menjadi kunci untuk menjaga persatuan, memperkuat kepercayaan publik, serta menciptakan Pasaman Barat yang aman, cerdas, dan kondusif.





