PASAMAN BARAT | Mikanews.Id : Derasnya hujan yang mengguyur Sirkuit Permanen HIC Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman, tak mampu memadamkan semangat pembalap dan ribuan penonton yang memadati arena hingga akhir Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Piala Kapolres Pasaman Barat 2025, Minggu (14/12/2025). Event bertema “Kapolres Peduli Bencana Pasaman Barat” ini resmi ditutup dengan sukses, penuh semangat, dan sarat nilai kemanusiaan.
Kejuaraan yang digagas Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. tersebut berlangsung selama dua hari, 13–14 Desember 2025.
Sebanyak 17 kelas dipertandingkan dalam 35 race, menyuguhkan persaingan sengit di lintasan berlumpur sekaligus menjadi ajang solidaritas bagi korban banjir dan longsor di Pasaman Barat.
Sejak awal, Kapolres menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar adu kecepatan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. Seluruh hasil penjualan tiket disalurkan untuk membantu warga terdampak bencana, dengan tetap mengedepankan keselamatan para pembalap.
“Hujan boleh turun, lintasan boleh berat, tapi kepedulian tidak boleh berhenti. Inilah semangat kejuaraan ini,” tegas Kapolres dalam keterangannya.
Baca juga : Letkol Arh. Budi Prasetya Serahkan Jabatan Dandim 0305/Pasaman kepada Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya
Meski hujan mengguyur tanpa henti di hari penutupan, antusiasme penonton justru kian membara.
Ribuan masyarakat bertahan di sekitar lintasan, menyaksikan aksi-aksi berani para crosser yang berjibaku menaklukkan medan licin, sekaligus ikut berdonasi melalui pembelian tiket masuk.
Kejuaraan ini diikuti pembalap dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera Barat, Aceh, Jambi, Sumatera Utara, hingga Banten. Race pamungkas kelas Spesial Engine 250 cc menjadi puncak adrenalin, sementara kelas Mini Moto Under 13 Tahun mencuri perhatian dengan semangat juang para crosser cilik yang tampil tanpa gentar di bawah guyuran hujan.
Owner Sirkuit HIC Padang Tujuh, Ronal Dodya Restu, menyebut kejuaraan ini sebagai perpaduan antara sportivitas dan kemanusiaan.
“Ini bukan sekadar balapan. Ini tentang kepedulian, pembinaan generasi muda, dan upaya menjauhkan anak-anak kita dari balap liar. Event seperti ini patut terus dilanjutkan,” ujarnya.
Pada penutupan lomba, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat—mulai dari sponsor, panitia, pembalap, hingga masyarakat Pasaman Barat.
“Semoga hasil penjualan tiket ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Kepada para pembalap, teruslah berlatih, jaga keselamatan, dan jadilah pembalap profesional yang berlomba di lintasan resmi. Selamat kepada para juara,” pesan Kapolres.
Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Piala Kapolres Pasaman Barat 2025 pun berakhir dengan meninggalkan jejak kuat: bukan hanya tentang siapa tercepat di lintasan, tetapi tentang bagaimana olahraga mampu menyatukan kepedulian, solidaritas, dan harapan di tengah bencana. Hingga berita ini diturunkan, panitia belum merilis hasil resmi pemenang per kelas dan juara umum. *Mika
(Aulia)





