BerandaDAERAHKebakaran Talamau: Pemkab Pasbar Salurkan Bantuan, Kerugian Capai Rp300 Juta

Kebakaran Talamau: Pemkab Pasbar Salurkan Bantuan, Kerugian Capai Rp300 Juta

Pasaman Barat | Mikanews.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga korban kebakaran di Jorong Mudiak Simpang, Nagari Simpang Timbo Abu, Kecamatan Talamau, Senin (10/8/2026).

Bantuan diberikan setelah rumah milik keluarga Bahder Jon terbakar pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 22.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Penyaluran bantuan dilakukan Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mewakili Bupati Pasaman Barat. Kegiatan tersebut turut didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muharram, perwakilan Dinas Sosial, pemerintah Kecamatan Talamau, Pemerintah Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, serta unsur terkait lainnya.

Bantuan yang diserahkan berupa beras, paket sandang keluarga atau family kit, terpal, minyak goreng, gula, teh, makanan anak, roti, kasur, tenda keluarga, serta kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Doddy San Ismail menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami keluarga korban. Ia mengatakan pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan sekaligus membantu warga melewati kondisi setelah kebakaran.

“Atas nama Bupati, Wakil Bupati, Pemerintah Daerah, dan Dinas Sosial, kami hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang terkena musibah. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan dapat meringankan beban,” ujar Doddy.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Api menghanguskan rumah keluarga Bahder Jon dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Meski rumah terbakar, seluruh anggota keluarga dilaporkan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Doddy mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan instalasi dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat dipicu korsleting.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan seluruh anggota keluarga selamat. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap instalasi listrik, karena korsleting dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran rumah,” katanya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk respons Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap warga yang terdampak musibah. Pemerintah berharap bantuan kebutuhan dasar tersebut dapat membantu keluarga korban memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal. (Aulia)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini