BerandaDAERAHPrinsip 5-W, 1-H dan 2-E, dalam Menulis Berita bagi Wartawan

Prinsip 5-W, 1-H dan 2-E, dalam Menulis Berita bagi Wartawan

Catatan : Gusmizar
Pranata Humas Ahli Muda( pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, dan Praktisi Jurnalis di Pasaman Barat
Mikanews.id | PRINSIP 5-W + 1-H (atau sering disebut Adiksimba (Apa, Dimana, Kenapa, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana), dalam pengertian berikut penjelasan dalam bahasa Indonesia: Lengkapi dengan 2-E, yaitu Etika dan Estetika.

Kata Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana adalah metode fundamental untuk mendapatkan informasi yang lengkap, sistematis, dan mendalam mengenai suatu peristiwa, laporan, atau masalah.

Berikut adalah rincian unsur-unsur 5W+1H:
1. What (Apa)
Menjelaskan peristiwa, kejadian, atau pokok bahasan yang sedang terjadi.
Contoh: Apa yang menyebabkan kebakaran tersebut?

2. Who (Siapa).
Mengidentifikasi orang, kelompok, atau pihak yang terlibat dalam peristiwa, baik sebagai pelaku, korban, maupun saksi.
Contoh: Siapa yang pertama kali melihat api?

3. Where (Di mana)
Menjelaskan lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) secara spesifik.
Contoh: Di mana titik api pertama kali muncul?

4. When (Kapan)
Menetapkan waktu kejadian, termasuk hari, tanggal, bulan, tahun, atau jam agar informasi akurat.
Contoh: Kapan kebakaran itu mulai membesar?

5. Why (Mengapa)
Menjelaskan alasan, latar belakang, atau penyebab peristiwa itu terjadi.
Contoh: Mengapa sistem keamanan gedung gagal berfungsi?

6. How (Bagaimana)
Menggambarkan proses, kronologi, cara kejadian berlangsung, atau dampak yang ditimbulkan.
Contoh: Bagaimana kronologi petugas memadamkan api?
Tujuan dan Fungsi 5W+1H, lengkap dengan 2-E.

baca juga: Advokat Sebut Penetapan Tersangka Modus Mafia Hukum, Pasar yang Sudah FHO Dihancurkan Dulu Baru Diaudit

Etika, adalah cabang filsafat, mempelajari nilai moral, baik-buruk, dan perilaku manusia, bertujuan mengatur tingkah laku. Estetika adalah studi tentang keindahan, seni, dan selera. Etika berfokus pada norma dan moral, sementara Estetika berfokus pada pengalaman keindahan.

Padepokan Jurnal
Etika (Ilmu Moral)
Definisi: Berasal dari kata Yunani ethos (watak/kesusilaan), merupakan ilmu tentang nilai moral, benar-salah, serta hak-kewajiban.
Fungsi: Mengatur perilaku individu dalam masyarakat, menjadi pedoman untuk bertindak, dan membentuk akhlak.
Jenis: Etika Umum (prinsip moral dasar) dan Etika Khusus (terapan, seperti etika bisnis, profesi).

ResearchGate
Estetika (Ilmu Keindahan)
Definisi: Berasal dari aisthesis (perasaan/sensitivitas), cabang filsafat yang membahas keindahan, seni, dan bagaimana keindahan dirasakan.

Fokus: Menilai keindahan, harmoni, serta pengalaman subjektif terhadap seni dan alam.
Kajian: Melibatkan unsur seni seperti garis, warna, bentuk, dan ruang. Keseimbangan: Manusia yang berbudaya dituntut menyeimbangkan perilaku yang baik (etika) dengan apresiasi terhadap keindahan (estetika).

Perbedaan Utama
Etika: Bersifat normatif (perintah/larangan), objektif secara moral, dan mengatur perilaku.
Estetika: Bersifat subjektif (rasa/selera), terkait seni, dan berfokus pada pengalaman keindahan.

Kelengkapan Informasi: Memastikan cerita lengkap dan tidak ada informasi penting yang terlewat.
Jurnalistik/Berita: Dasar dalam penulisan berita agar menarik dan objektif.
Pemecahan Masalah: Membantu dalam investigasi atau analisis masalah agar solusi lebih efektif.

Prinsip ini sangat efektif digunakan dalam penulisan berita, laporan akademis, hingga analisis kasus bisnis, seperti yang dijelaskan dalam artikel tentang Metode 5W1H dari SafetyCulture.
Untuk membantu Anda menerapkan prinsip ini lebih lanjut, saya bisa.

Memberikan contoh penerapan 5W+1H yang dilengkapi dengan 2-E pada topik tertentu (misal: berita bencana, proyek kerja).
Menjelaskan perbedaan 5-W+1-H, lengkapi dengan 2-E, teknik analisis lain. (*)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini