Pekanbaru | mikanews : Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui Fakultas Studi Islam (FSI) menggelar kegiatan diskusi bertema “Penguatan Prodi Keagamaan di Fakultas Studi Islam UMRI”, Jumat (5/12/2025).
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Pembina Harian (BPH) Umri, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru ini menghadirkan Dr A Rafiq Zainul Mun’in, SThI, MFilI., Kepala Sub. Direktorat Pengembangan Akademik, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Republik Indonesia, sebagai narasumber utama.
Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA., menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dan menegaskan pentingnya penguatan akademik dalam pengembangan keilmuan Islam di perguruan tinggi.
“Terima kasih kepada Bapak yang telah berkenan hadir. Sesungguhnya Bapak berada di rumah sendiri. Pertemuan ini sangat berharga karena dihadiri tokoh penting, dan saya yakin akan memberikan banyak bekal bagi penguatan keilmuan keagamaan. Ilmu harus terus berkembang mengikuti zaman, jika tidak, kita akan tertinggal,” tegas Rektor.
Kemudian, Dekan Fakultas Studi Islam, Dr Santoso, SS., MSi., menyampaikan bahwa FSI Umri tengah mempersiapkan pembukaan program studi baru pada tahun 2026.
Ia berharap melalui forum ini FSI mendapatkan arahan strategis agar proses pendirian prodi dapat berjalan lancar dan memenuhi standar akademik nasional.
“Kami sangat berharap dapat bimbingan dan tunjuk ajar agar prodi baru ini dapat segera kami tuntaskan. Kesiapan SDM, kurikulum, kelembagaan, hingga profil calon mahasiswa telah kami susun. Terima kasih atas dukungan dari pihak kementerian,” ujar Dr. Santoso.
Baca Juga : Soal Status Siaga Darurat Bencana, Pemkot Pekanbaru Segera Bahas dalam Rapat Bersama
Pada sesi materi, Dr. A. Rafiq Zainul Mun’in menyampaikan apresiasi kepada Umri atas langkah proaktif dalam memperkuat prodi keagamaan dan memperluas kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan Islam.
“Ini merupakan Silaturrahim pertama yang penuh kebahagiaan dan kesempatan berbagi ilmu. Perguruan tinggi Muhammadiyah, termasuk Umri, memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan keagamaan, dan dampaknya dapat kita rasakan di berbagai daerah,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan dialog akademik yang membahas roadmap penguatan prodi serta langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan oleh FSI Umri.
Sumber : Pemprov riau





