Pasaman Barat | Mikanews.id – Wisuda Tahfiz SD IT Cahaya Makkah Pasaman Barat kembali digelar dengan penuh khidmat di Balerong Pusako Anak Nagari, Kecamatan Pasaman, Selasa (26/5). Kegiatan Wisuda Tahfiz Angkatan X sekaligus Pelepasan Siswa Kelas VI dan IX itu menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda yang religius dan berkarakter islami.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mewakili Bupati Pasaman Barat. Turut hadir Ketua DWP Pasbar Ny. Erisa Doddy San Ismail, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Thomas Febria, serta sejumlah tokoh pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya.
Sebanyak 134 santri tahfiz mengikuti prosesi wisuda, sementara 74 siswa mengikuti pelepasan menuju jenjang pendidikan berikutnya. Kegiatan itu mengusung tema “Pembentukan Karakter Islami, Kecintaan pada Al-Qur’an, dan Kesiapan Melangkah ke Jenjang Berikutnya”.
Sekda Pasaman Barat, Doddy San Ismail, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Ia menilai capaian tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat di bidang pendidikan keagamaan. 
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Bapak Bupati, kami bangga dan mengapresiasi Wisuda Tahfiz ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar daerah mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia,” ujar Doddy.
Baca juga: Kapolres Pasaman Barat Sambut SSB Lintas FC, Prestasi Gemilang Menuju Nasional
Doddy menegaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap pembinaan generasi qurani di daerah itu. Ia juga menyampaikan pesan khusus dari Bupati Pasaman Barat kepada para siswa agar terus melanjutkan hafalan dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus membaca, mempelajari, mencintai, dan menyiarkan Al-Qur’an. Ini pesan khusus dari Bapak Bupati kepada ananda semua,” tegasnya.
Selain memberikan apresiasi kepada para siswa, Doddy juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan anak-anak hingga mampu menjadi penghafal Al-Qur’an.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Pasaman Barat, Thomas Febria, menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membangun generasi muda yang religius dan berprestasi.
“Mari perkuat koordinasi untuk membangun Pasaman Barat melalui pendidikan keagamaan. Dorong anak-anak kita berprestasi di ajang tilawah dan tahfiz, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata Thomas.
Di sisi lain, Kepala SD IT Cahaya Makkah, Ustad Satria, menyebut kegiatan Wisuda Tahfiz Angkatan X dan pelepasan siswa tersebut menjadi langkah penting dalam membentuk karakter islami peserta didik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, pendidikan berbasis Al-Qur’an tidak hanya menekankan hafalan, tetapi juga membangun akhlak, disiplin, dan kesiapan mental anak-anak menghadapi masa depan.
(Aulia)





