PASAMAN BARAT | Mikanews.id – Yunasril, S.E. memulai langkahnya sebagai bakal calon Wali Nagari Lingkuang Aua Baru dengan cara yang sarat makna. Sebelum berangkat menuju Kantor Wali Nagari untuk mendaftarkan diri dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana), Senin (13/7/2026), ia terlebih dahulu memohon doa restu kepada kedua orang tua, istri, dan keluarga besarnya.
Suasana haru menyelimuti kediaman Yunasril sebelum keberangkatannya. Di tengah persiapan menuju tahapan penting dalam Pilwana, ia memilih mendahulukan restu keluarga sebagai bekal moral dalam mengemban niat untuk mengabdi kepada masyarakat.
Bagi Yunasril, doa dan dukungan orang tua serta keluarga memiliki arti yang sangat besar. Restu tersebut menjadi landasan utama sebelum melangkah ke tengah masyarakat dan mengikuti proses demokrasi di tingkat nagari.
Usai mendapatkan doa restu, Yunasril bergabung dengan ratusan pendukung yang telah menunggu. Dalam suasana penuh kebersamaan, ia diarak menggunakan iringan kesenian tradisional Ronggeng dari samping Masjid Agung, melintasi jalan di depan Polres hingga menuju Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua Baru.
Iring-iringan yang menyerupai prosesi adat itu menarik perhatian masyarakat. Ratusan warga yang terdiri dari keluarga, tokoh masyarakat, sanak famili, dan pendukung ikut mengantarkan Yunasril sebagai bentuk dukungan moral dalam pencalonannya sebagai wali nagari.
Setibanya di lokasi pendaftaran, Yunasril menyerahkan berkas pencalonan sekaligus menyampaikan komitmennya kepada masyarakat. Ia mengusung moto “Melayani dengan Sepenuh Hati, Membangun dengan Bukti” sebagai landasan dalam menjalankan amanah apabila dipercaya memimpin nagari.
“Saya berangkat dengan membawa doa restu orang tua dan keluarga. Bagi saya, memimpin nagari adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan jujur, transparan, dan tanpa membeda-bedakan masyarakat,” ujar Yunasril.
Ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang merata, memperkuat kehidupan religius, serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai bagian dari identitas Nagari Lingkuang Aua Baru.
“Saya ingin mewujudkan Lingkuang Aua Baru yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Proses pendaftaran Yunasril diterima langsung oleh Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Lingkuang Aua Baru, Ahmad. Ia mengapresiasi langkah Yunasril yang memulai perjalanan politiknya dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan adat.
“Kami turut berbahagia telah ada putra terbaik yang mendaftarkan diri. Ini adalah pendaftar perdana, dan kami berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan Bapak Yunasril hari ini dapat menjadi teladan bagi proses Pilwana yang akan berlangsung Oktober nanti,” kata Ahmad.
Menurut Ahmad, panitia masih membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga yang memenuhi persyaratan untuk ikut berkompetisi dalam Pilwana Lingkuang Aua Baru.
“Kami menunggu sebanyak-banyaknya putra terbaik nagari untuk maju. Semakin banyak calon, semakin kuat demokrasi kita,” pungkasnya.
Pendaftaran Yunasril menjadi salah satu penanda dimulainya dinamika Pilwana Lingkuang Aua Baru. Dengan bekal doa restu keluarga, dukungan masyarakat, serta tekad untuk mengabdi, ia resmi memulai langkah menuju kontestasi yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. (Aulia)





