BerandaDAERAHKepala SMK se-Pasaman Barat, Ikuti Kajian Jurnalistik

Kepala SMK se-Pasaman Barat, Ikuti Kajian Jurnalistik

Pasaman Barat | Mikanews.id – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Pasaman Barat berkolaborasi dengan Aliansi Kajian Jurnalistik Independent Indonesia (AKJII) setempat, Kamis (2/4) melaksanakan kajian jurnalistik bersama 45 peserta di SMK Negeri 1 Lembah Melintang, Ujung Gading.

Ketua MKKS SMK Pasaman Barat, Desman, menyampaikan, ilmu pengetahuan dan hal-hal yang berkaitan dengan jurnalistik penting dimiliki setiap kepala sekolah, khususnya SMK di Pasaman Barat.

Penguasaan sekaligus keterampilan jurnalistik dimaksud, tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, tetapi dalam rangka pencitraan di tengah publik. Selain itu, hal ini bertujuan untuk efektivitas komunikasi dan literasi bagi warga Sekolah, termasuk siswa. Sehingga citra dan prestasi sekolah beserta peserta didiknya makin meningkat.

Melalui kesepakatan baik dan berharga ini, Desman, dia minta setiap peserta mengikuti kegiatan ini dengan maksimal. Jika ada di antara peserta kurang puas dengan ilmu yang ada, lengkapi diskusi.

Baca juga: Kadis Kesehatan Padang Pariaman Dr. Engga Lift Irwanto Lakukan Pendampingan Intensif Bidan, Pastikan Layanan Persalinan 24 Jam

Ketua AKJII Pasaman Barat, Indones, mengatakan, di era perkembangan zaman, dan kian maju teknologi informasi saat ini, berbagai informasi positif dan berita miring, bahkan hoax terus bermunculan. Jika tidak hati-hati, bisa merusak persaudaraan dan persatuan.

Berikut alasan mengapa pengetahuan jurnalistik penting dan krusial bagi kepala sekolah,

1. Publikasi sekaligus pencitraan sekolah atau branding.

2 Kepala sekolah dituntut mampu mengelola website sekolah.

3. Menulis berita atau laporan kegiatan, selanjutnya; mempublikasikannya.

4. Kemampuan jurnalistik membantu kepala sekolah menjadi khalayak aktif yang bisa mengkritisi terpaan media massa. Dengan demikian, tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks atau informasi yang menyudutkan.

5. Kepala sekolah memahami jurnalistik dan mendorong Kegiatan jurnalistiknya sebagai kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa. Sehingga peserta didik, dapat membuat karya jurnalistik, seperti berita, opini, artikel dan karya jurnalistik yang lain. (gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini