Pasbar | Mikanews : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat menggelar Tablig Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Agung Baitul Ilmi, Kamis (25/6/2026), dan dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta elemen masyarakat luas.
Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Pasaman Barat, Thomas Febria, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan TP-PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Camat, serta tokoh masyarakat setempat.
Momentum Introspeksi dan Persatuan
Mewakili Bupati Pasaman Barat, Sekretaris Daerah (Sekda), Doddy San Ismail, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen pergantian tahun ini bukan sekadar perayaan, melainkan waktu penting untuk merenung, mengevaluasi diri, dan memperkokoh nilai-nilai keimanan serta persaudaraan.
“Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum introspeksi atas perjalanan hidup yang telah kita lalui. Mari jadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik awal memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kerukunan, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman suku dan budaya Pasaman Barat,” tegas Doddy.
Ia juga menekankan makna mendalam dari semangat hijrah: bukan sekadar berpindah tempat, melainkan perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju arah yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.
“Semangat hijrah harus nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kita bertekad meninggalkan kebiasaan kurang baik demi membangun diri dan lingkungan yang lebih berkualitas,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Sekda mendoakan agar tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, kesehatan, dan kemajuan. “Semoga Pasaman Barat senantiasa tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, religius, dan harmonis,” ujarnya.
Dukungan Pembangunan Berbasis Nilai Agama
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Pasaman Barat sekaligus Ketua Panitia, Thomas Febria, menyampaikan bahwa momen ini adalah panggilan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan.
“Kita sambut tahun baru dengan hati yang lebih bersih dan tekad untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari,” ucap Thomas.
Ia juga menegaskan komitmen Kemenag untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan nilai agama dan pembinaan moral masyarakat, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak agar program keagamaan berjalan optimal dan bermanfaat luas.
Makna Hijrah dalam Tausiah
Acara Tablig Akbar diisi dengan tausiah mendalam dari penceramah Ustaz Kasmir.
Ia menguraikan makna sejati hijrah sebagai upaya membangun kehidupan yang lebih bermutu, mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan ini berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan, menjadi bukti kuatnya nuansa religius yang tumbuh subur di tengah masyarakat Pasaman Barat.
(Aulia)





