Jakarta | mikanews – Harli Siregar memperkuat langkah transformasi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia dengan menjalin sinergi bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN RI).
Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan, dan kompetensi aparatur kejaksaan agar mampu menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.
Harli Siregar, selaku Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi resmi ke kantor LAN RI di Jakarta. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat kualitas aparatur negara.
Rombongan Badiklat Kejaksaan diterima langsung oleh Kepala LAN RI, Dr. Muhammad Taufiq, DEA, bersama jajaran pimpinan. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dengan fokus pada pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan aparatur yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam pertemuan tersebut, Harli Siregar menegaskan bahwa keberhasilan institusi penegak hukum sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Menurutnya, aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi tinggi menjadi modal utama dalam menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan LAN RI adalah langkah tepat untuk membangun sistem pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, sehingga melahirkan insan Adhyaksa yang tangguh, berintegritas, dan siap melayani kepentingan hukum masyarakat,” ujar Harli Siregar.
Sinergi Badiklat Kejaksaan dan LAN RI juga membahas berbagai peluang kerja sama yang akan dikembangkan secara berkelanjutan. Pembahasan mencakup penyusunan standar kurikulum, pengembangan kepemimpinan aparatur, hingga penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan dan pelatihan bagi jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan kebutuhan institusi penegak hukum sekaligus meningkatkan kualitas aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kepala LAN RI menyambut positif inisiatif yang dibangun Badiklat Kejaksaan. LAN RI menyatakan kesiapan untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam pengelolaan dan pengembangan aparatur sipil negara sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak jaksa dan tenaga pendukung kejaksaan yang tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, integritas tinggi, serta komitmen memberikan pelayanan hukum yang adil bagi masyarakat.
Melalui penguatan SDM yang terencana dan kolaboratif, Badiklat Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya aparatur penegak hukum yang profesional, adaptif, dan mampu menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan Republik Indonesia. (Ea)





