Pasaman Barat, Mikanews.id | Gebermas atau Gerakan Bersih Masjid digelar jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pasaman Barat bersama unsur kepolisian dan TNI, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81. Gerakan bersih masjid dilaksanakan di kawasan Masjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Simpang Empat.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Pasaman Barat yang diwakili Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Kesra, Getri Ardenis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pasaman Barat yang diwakili Kasat Binmas Zulfi, jajaran Kankemenag Pasaman Barat, serta unsur Kodim 0305 Pasaman yang diwakili Koramil 02 Simpang Empat.
Gerakan Bersih Masjid Digelar Serentak
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Thomas Febria, mengatakan Gebermas merupakan bagian dari gerakan gotong royong nasional yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Menurutnya, gerakan tersebut ditindaklanjuti jajaran Kementerian Agama mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) serta madrasah negeri.
Di Pasaman Barat, kegiatan dilaksanakan bersama pengurus masjid, masyarakat, relawan, serta unsur lintas sektor.
Thomas mengatakan Gebermas tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik. Kegiatan tersebut juga diharapkan membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masjid dan mushala.
“Setiap masjid atau mushala yang menjadi objek Gebermas diharapkan bersih, indah dan nyaman. Dengan begitu, masyarakat dapat beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujar Thomas.
Masjid Didorong Lebih Bersih dan Ramah Lingkungan
Thomas menjelaskan, Gebermas memiliki beberapa tujuan utama. Salah satunya menciptakan tempat ibadah yang bersih, nyaman dan sehat bagi jemaah.
Selain itu, gerakan tersebut mendorong pengelolaan masjid yang lebih ramah lingkungan. Bentuknya antara lain melalui pemilahan sampah, penggunaan air secara hemat serta efisiensi energi.
Gebermas juga menjadi sarana untuk membangun kembali semangat gotong royong masyarakat sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial.
Dalam pelaksanaannya, pembersihan dilakukan pada sejumlah area masjid.
Pada ruang utama, kegiatan meliputi menyapu dan mengepel karpet, membersihkan debu pada kaca serta merapikan rak Al-Qur’an.
Area tempat wudu dan toilet juga menjadi perhatian. Petugas membersihkan lantai kamar mandi serta memastikan kran air berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kebocoran.
Sementara di halaman dan lingkungan luar masjid, peserta menyapu sampah daun, membersihkan saluran air serta merapikan tanaman dan area hijau.
Getri: Jangan Berhenti pada Satu Kegiatan
Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesra sekaligus Kabag Kesra Pasaman Barat, Getri Ardenis, mengapresiasi pelaksanaan Gebermas yang melibatkan berbagai unsur.
Menurutnya, keterlibatan Kankemenag, Polres Pasaman Barat, Kodim 0305 Pasaman melalui Koramil 02 Simpang Empat, serta pihak terkait merupakan bentuk kolaborasi lintas sektoral.
Getri menilai kegiatan seperti Gebermas perlu dilanjutkan secara terencana agar kebersihan masjid dan mushala tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.
Ia berharap masjid dan mushala di Pasaman Barat dapat terus dijaga kebersihan, keindahan dan kenyamanannya sehingga semakin mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat.
Ke depan, Getri berharap gerakan membersihkan masjid dan mushala tidak hanya menjadi program satu instansi.
Menurutnya, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara bersama dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, TNI maupun unsur masyarakat.
Dengan kolaborasi tersebut, budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan tempat ibadah di Pasaman Barat diharapkan semakin kuat.
(gmz)



Gerakan Bersih Masjid Digelar Serentak
Masjid Didorong Lebih Bersih dan Ramah Lingkungan
Getri: Jangan Berhenti pada Satu Kegiatan

