MANGGUNG | Mikanews.id – Poskesdes Desa Manggung yang disebut sebagai aset negara menjadi sorotan karena tidak digunakan sejak dibangun. Bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat itu dilaporkan terbengkalai dan mengalami kerusakan parah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bangunan Poskesdes disebut tetap memiliki beban biaya perawatan dan operasional setiap tahun. Anggaran tersebut dikeluarkan dengan tujuan menjaga aset agar tetap terawat dan dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan.
Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan, kondisi di lapangan justru berbeda.
Poskesdes Desa Manggung disebut tidak pernah digunakan oleh bidan desa sejak bangunan tersebut selesai dibangun. Pelayanan kesehatan oleh bidan desa justru disebut dilakukan di rumah pribadinya.
Akibat tidak digunakan dan tidak terawat, kondisi bangunan Poskesdes kini disebut mengalami kerusakan parah. Fasilitas yang seharusnya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat tersebut tidak berfungsi sebagaimana tujuan awal pembangunannya.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pemanfaatan aset dan anggaran yang selama ini dialokasikan untuk bangunan tersebut.
Bangunan yang dibangun menggunakan dana negara semestinya dapat dimanfaatkan secara optimal. Jika fasilitas tidak digunakan dan mengalami kerusakan, maka tujuan pengadaan aset untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak tercapai.
Persoalan utama bukan hanya kondisi fisik bangunan, tetapi juga pemanfaatan aset negara dan penggunaan anggaran perawatan. Dana yang dialokasikan untuk menjaga aset idealnya menghasilkan fasilitas yang terawat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kondisi Poskesdes Desa Manggung juga menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aset pemerintah setelah pembangunan selesai. Aset yang sudah tersedia perlu dipastikan digunakan sesuai peruntukan, dirawat secara berkala, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Meski demikian, informasi mengenai besaran anggaran perawatan dan operasional, pihak yang mengelola anggaran, serta alasan Poskesdes tidak digunakan belum disertakan dalam bahan ini. Karena itu, besaran anggaran dan pihak yang bertanggung jawab tidak dapat disimpulkan tanpa data atau keterangan resmi.
Begitu pula dengan penyebab kerusakan bangunan. Bahan yang tersedia hanya menyebut bangunan tidak terawat dan rusak parah, tanpa menjelaskan kapan kerusakan mulai terjadi atau siapa pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya.
Karena itu, diperlukan penjelasan dari pihak pemerintah desa dan instansi terkait untuk memastikan status aset, penggunaan anggaran, riwayat pemeliharaan, serta alasan fasilitas kesehatan tersebut tidak dimanfaatkan sejak dibangun.
Jika seluruh informasi tersebut dapat dibuka secara jelas, masyarakat dapat mengetahui apakah pengelolaan Poskesdes Desa Manggung telah berjalan sesuai peruntukan dan apakah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat. (Red)





