BerandaDAERAHMasuki 12 Agustus Masih Jarang Bendera Berkibar! Kapolres Pasaman Barat Turun Langsung...

Masuki 12 Agustus Masih Jarang Bendera Berkibar! Kapolres Pasaman Barat Turun Langsung Bagikan Merah Putih

Pasaman Barat | Mikanews : Semangat kemerdekaan harus tumbuh dari hati, bukan sekadar seremoni tanggal 17 Agustus. Masuk pertengahan bulan Agustus, namun pantauan di jalan raya masih menyisakan keprihatinan: banyak kendaraan warga belum satu pun mengibarkan Bendera Merah Putih.

Menyadari hal itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto memimpin langsung jajaran membagikan ratusan bendera kepada pengendara di depan Mapolres dan kawasan Bundaran Simpang Empat, Rabu pagi.

(Tegur Lembut: Dimana Jiwa Nasionalisme Kita?)

Memasuki 12 Agustus, masih sedikit Bendera Berkibar.

Kegiatan ini bagian dari Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Namun di balik semangat berbagi, terselip keprihatinan mendalam.

Jauh hari menjelang puncak peringatan 17 Agustus, belum banyak warga yang memasang bendera di rumah, tempat usaha, apalagi di kendaraan.

Kasat Lalu Lintas, Nanin Aprilia Fitriani, menegaskan: pembagian bendera ini bukan sekadar perayaan.

“Kami mengajak masyarakat membiasakan bersyukur, menanamkan kembali nilai-nilai kemerdekaan pada setiap diri. Jangan sampai kemerdekaan hanya jadi kata-kata, tak terwujud dalam rasa bangga dan penghormatan kepada bendera.”
ajaknya.

Ia juga menghimbau warga, Kibarkan Bendera Itu Bukan Sekadar Kain.

Kapolres Agung Tribawanto menyampaikan pesan tegas namun hangat kepada setiap pengendara yang menerima bendera:

“Mari kita kibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah, tempat usaha, maupun kendaraan. Bukan sekadar kewajiban, melainkan simbol persatuan, semangat kebangsaan, dan penghormatan kepada darah para pahlawan yang dulu berkorban demi kemerdekaan ini.”

“Kami berharap cinta tanah air semakin tumbuh di hati. Semarakkan kemerdekaan dengan bendera yang berkibar. Itu tanda: kita bangga menjadi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Jarak Polri dan Masyarakat Dihapus di Pinggir Jalan

Di pinggir jalan raya, Kapolres beserta jajaran berdiri menyapa satu per satu pengendara. Tidak ada sekat antara aparat dan rakyat. Di tangan mereka, bendera Merah Putih diserahkan bukan sebagai paksaan, melainkan panggilan kesadaran: kemerdekaan ini mahal harganya, tak pantas disambut dengan dingin dan acuh tak acuh.

Kegiatan ini juga mempererat kedekatan Polri dan masyarakat. Semangat berbagi bendera adalah semangat persatuan: bendera yang sama dikibarkan oleh aparat dan warga, melambangkan tekad bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan di Pasaman Barat.

Teguran Halus: Jangan Menunggu 17 Agustus Baru Ingat Bendera

Ada pesan tersirat yang ingin disampaikan: jangan menunggu hari H baru ingat bahwa kita bangsa Indonesia. Kesadaran berbangsa dan bernegara harus tumbuh sejak dini, tercermin dari bendera yang berkibar di mana pun kita berada. Jika pada 12 Agustus masih enggan memasang bendera, apa makna kemerdekaan bagi diri kita?

Semoga setiap bendera yang kini berpindah tangan, segera berkibar di rumah dan kendaraan warga Pasaman Barat. Bukan karena ada yang memerintah, melainkan karena ada rasa bangga yang tak bisa lagi dibendung. Merdeka!
(Gmz)

Google News

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini